KPU Kalbar Ingatkan Komisioner Daerah Jaga Integritas

oleh

Ketua KPU Provinsi Kalimantan Barat Umi Rifdiyawati mengingatkan komisioner Kota Pontianak dan Kabupaten Pontianak untuk menjaga integritas selaku penyelenggara pemilu. <p style="text-align: justify;">"Pelaksanaan tinggal 99 hari lagi, komisioner yang baru dituntut segera menyesuaikan dengan ritme kerja di KPU," kata Umi Rifdiyawati saat pelantikan KPU Kota Pontianak dan Kabupaten Pontianak di Hotel Orchadz Gajah Mada, Pontianak, Senin.<br /><br />Ia menambahkan, konsolidasi dengan sesama komisioner, sekretariat, serta pemangku kepentingan di wilayah kerja masing-masing, harus segera dilakukan.<br /><br />"Inventarisasi pula pemahaman peraturan Undang-Undang terkait Pemilu," ujar dia.<br /><br />Ia menegaskan, sebagai penyelenggara, KPU ingin mencapai tujuan bersama yakni pemilu berintegritas. "Baik proses maupun hasilnya dan masyarakat mau menerima, itu dapat diwujudkan kalau penyelenggaranya berintegritas," kata Umi Rifdiyawati.<br /><br />Ia melanjutkan, penetapan para komisioner itu setelah melalui proses yang panjang.<br /><br />"Banyak pesaing yang gugur dalam tahapan seleksi. Dan lima tahun ke depan, proses ini akan berulang, jadi ini alamiah," kata dia.<br /><br />Namun, apa yang dilakukan saat ini akan menjadi catatan pada periode berikutnya.<br /><br />"Bisa baik, bisa buruk. Maka bekerja sebaik mungkin, jadikan sebagai amanah yang harus dipertanggungjawabkan," ujar dia.<br /><br />Umi Rifdiyawati mengatakan, untuk dua daerah lainnya yakni Kabupaten Kubu Raya dan Sanggau, pengumuman komisioner akan dilakukan dalam waktu dekat.<br /><br />Komisioner untuk KPU Kota Pontianak yang dilantik yakni Deni Nuliadi, Sujadi, Yuniarni, Hefni Supardi dan Julni Rhamawan.<br /><br />Sedangkan untuk Kabupaten Pontianak, Muhammad Agoes Susanto, Yudo Suseno, Kusnandi, Munir Putra dan Mursalin. <strong>(das/ant)</strong></p>