KPU Melawi, Mulai Distribusi Logistik Pilkada

oleh

Logistik Pilkada Melawi tahun 2015, mulai dari surat suara hingga logistik lainnya, sudah di KPU semua. Bahkan Mulai Selasa 17 November kemarin, KPU Melawi mulai melakukan sortir dan lipatan surat suara dengan cara melibatkan tenaga dari luar. Bahkan pelipatan surat suara ini, ditargetkan paling lama tiga hari harus sudah selesai. <p style="text-align: justify;">“Untuk melipat surat suara ini kami telah merekrut sekitar 30 orang, sehingga kami perkirakan pelipatan itu tiga hari selesai,”  ungkap Julita Ketua KPU Melawi, saat ditemui diruang kerjanya, Selasa (17/11).<br /><br />Setelah selesai melakukan pelipatan surat suara, pada tanggal 21 November, dilanjutkan dengan proses sortir dan pengepakan, baik logistik yang didalam kotak maupun logistik yang diluar kotak, dengan melibatkan Panitai Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panwas ditingkat kecamatan masing-masing. “Nantinya baik pengepakan yang didalam kotak maupun diluar kotak, sebelum didistribusikan akan disortir sama-sama,”ujarnya.<br /><br />Dikatakan Julita, pendistribusian logistik akan disesuaikan dengan jadwal Bimtek, sehingga logistik yang diluar kotak seperti Daftar Pemilih tetap (DPT), DPT Tambahan, C-6 serta bilik bisa dibawa semua oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS), setelah mengikuti bimtek. <br /><br />“Saat kami melakukan bimtek nanti, barang-barang tersebut sudah kami bawa, dengan harapan agar C-6 cepat disampaikan kepada pemilih. Karena paling lambat tiga hari sebelum hari-H, C-6 harus sudah disampaikan kepada pemilih,” tuturnya.<br /><br />Menurut Julita dari tanggal 24 November sampai tangga 8 Desember merupakan jadwal distribusi logistik dari kabupaten sampai ketingkat PPS. Paling cepat logistik dalam kotak sudah didistribusikan ditingkat kabupaten tanggal 3 dan 4 Desember. <br /><br />“Untuk daerah yang jauh, mengingat kondisi geografis yang sulit, pengambilan logistik tidak bisa dilakukan satu hari sebelum hari-H dari tingkat PPK, karena takut kondisi dijalan tidak bisa tepat waktu, sehingga menghambat proses pemungutan suara pada hari-H,” ujarnya.<br /><br />Nanti kata Julita, KPU bersama PPK akan memutuskan tanggal pengambilan logistik, untuk daerah terjauh itu berapa hari didistribusikan dari  PPK ke PPS. Karena berpengalaman dari pemilu legeslatif lalu, ada PPS yang tidak bisa pulang, dan balik arah lagi karena banjir. <br /><br />“Sudah separuh perjalanan, balik arah lagi ke kecamatan. Bahkan besoknya lagi mau naik, masih tidak bisa karena kondisi banjir. Ini terjadi di Desa Balai Agas Kecamatan Belimbing,” ucapnya.<br /><br />Makanya mulai tanggal 3 Desember logistik sudah disistribusikan ke PPK yang jangkauannya sulit. Seperti Kecamatan Menukung, Ella Hilir, Sokan, Tanah Pinoh Barat  dan Belimbing. Lima kecamatan ini yang menjadi prioritas utama KPU, setelah itu baru prioritas keduanya.<br /><br />Selain itu kata Julita, mengingat kondisi cuaca sekarang,  kotak yang digunakan untuk 518 TPS, akan diupayakan menggunakan kotak seng semua. Kemudian antisipasi terhadap semua logostik, semua formulir baik dalam kotak atau diluar kotak akan dimasukkan dalam plastic dulu, kemudian amploknya juga dilapis atau dibungkus pakai pelastik semua. <br /><br />“Dengan dibungkus plastic, kalau ada hujan disaat distribusi akan aman dari air hujan,” pungkasnya. (KN)</p>