Gubernur Kalimantan Tengah, Agustin Teras Narang SH mengatakan, berdasarkan hasil kunjungan kerja ke daerah, jalan provinsi dan nasional saat ini banyak terjadi penurunan kualitas, terutama sekali struktur perkerasan. <p style="text-align: justify;">"Secara langsung saya rasakan sendiri sebagai pengguna jalan pada saat kunjungan kerja ke Desa Kelanis tanggal 26 April 2011, perjalanan pulang pergi dari Palangka Raya-Buntok-Ampah-Tamiang Layang-Pasar Panas," kata Agustin Teras Narang, di Palangka Raya, Minggu.<br /><br />Menurutnya, pada tempat-tempat tertentu jalan berlobang dan beberapa kerusakan yang cukup serius, kerusakan ini apabila tidak segera ditangani jalan tersebut rawan amblas atau putus. Yang lebih memperihatinkan lagi bagi pengendara sepeda motor bila tidak hati-hati melalui jalan yang berlobang sangat rawan kecelakaan.<br /><br />"Sedangkan pada jalan dengan kontruksi perkerasan yang terbuka dan belum beraspal terjadi penurunan, bahkan kehilangan nilai kontruksi," ujarnya.<br /><br />Diutarakannya, ada beberapa faktor utama yang merusak jalan, diantaranya akibat air tanah, air genangan dan akibat air limpasan. Bahkan, akibat beban yang tidak sesuai dengan kemampuan jalan yang ada.<br /><br />"Dengan cuaca saat ini dimana intensitas curah hujan yang tinggi, kami akui fungsi pelayanan jalan kita bukan jalan khusus. Pada saat terjadi hujan kendaraan harus berhenti, namun sebagai jalan umum tentunya fungsi pelayanan jalan tidak bisa dibatasi kendaraan yang melalui akibat cuaca hujan," terangnya.<br /><br />Dijelaskannya,kesadaran penggunan jalan yang masih rendah ditambah lagi angkutan truk dengan melebihi muatan atau batas tonase, hal inilah salah satu penyebab yang membuat jalan provinsi dan nasional cepat rusak.<br /><br />Contoh Jalan Palangka Raya-Buntok sepanjang 199 kilometer di Lungkuh Layang-Kalahien masih terdapat permukaan jalan tanah sepanjang 16,92 kilometer. Hal itu kondisional akibat cuaca hujan, jalan akan licin bahkan apabila tidak dijaga fungsional jalan akan rawan amblas atau putus,? tegasnya.<br /><br />Kemudian, sambung dia, dengan selesainyadibangun empat jembatan, pertumbuhan lalu lintas harian rata-rata secara signifikasn mengalami peningkatan. Sekarang bagaimana upaya apa yang harus dilakukan dalam menyelesaikan kendala yangt terjadi.<br /><br />"Kenyataan yang kita upayakan solusinya, suka tidak suka dan merupakan permasalahan yang harus dihadapi, dan kami melalui Dinas Pekerjan Umum berupa semaksimal mungkin mengkondisikan fungsional jalan tersebut," tandasnya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>














