Kubu Raya Permudah Penerbitan Izin Usaha

oleh

Pemerintah Kabupaten Kubu Raya memberikan kemudahan dan peluang sebesar-besarnya kepada masyarakat untuk berinvestasi dengan cara meningkatkan pelayanan di bidang perizinan. <p style="text-align: justify;">"Melalui Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu, Kabupaten Kubu Raya terus membuat gebrakan. Tahun 2011, peningkatan kualitas pelayanan terpadu satu atap terus ditingkatkan dan dalam waktu dekat, empat pola pelayanan baru akan diterapkan secepatnya," kata Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan di Sungai Raya, Minggu.<br /><br />Menurutnya, dalam menerbitkan izin usaha, Pemkab Kubu Raya memberikan kemudahan kepada para pelaku usaha mikro maupun makro, tanpa meninggalkan syarat-syarat utama.<br /><br />Dia menyatakan, sesuai dengan komitmen Pemkab Kubu Raya untuk meningkatkan pertumbuhan investasi di kabupaten tersebut, pihaknya selalu melibatkan berbagai sektor termasuk perbankan untuk memudahkan pemberian modal kepada pelaku usaha usaha.<br /><br />"Intinya kita saat ini sedang berusaha meningkatkan pertumbuhan investasi di berbagai bidang. Bahkan kita berusaha untuk menjadikan masyarakat Kubu Raya sebagai investor bagi dirinya sendiri, karena yang namanya investor itu bukan hanya mereka yang berani menanamkan modal besar, tetapi juga kecil," kata Muda.<br /><br />Dari usaha tersebut, baru-baru ini Kubu Raya mendapatkan Komite Pemantau Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD) Award di Jakarta untuk Kategori Kualitas Peraturan Daerah yang berpihak kepada Dunia Usaha/Investasi.<br /><br />Survei Tata Kelola Ekonomi Daerah (TKED) 2010 ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai kualitas tata kelola Ekonomi Daerah di 245 kabupaten/kota di 19 Provinsi di Indonesia.<br /><br />"Kriteria yang digunakan dalam survei TKED 2010 tersebut meliputi 9 indikator yang sebagian besar merupakan kewenangan Pemda Kabupaten/Kota," katanya.<br /><br />Yakni akses lahan, infrastruktur, perizinan usaha, kualitas peraturan di daerah, biaya transaksi, kapasitas dan integritas bupati/wali kota, interaksi Pemda dengan pelaku usaha, Program Pengembangan Usaha Swasta (PPUS), dan keamanan dan penyelesaian konflik.<br /><br />Di tempat terpisah, Hendra salah satu pelaku usaha yang bergerak di bidang restoran mengungkapkan dalam mendapatkan izin usaha di kabupaten tersebut, ia tidak mengalami kesulitan.<br /><br />Ia melanjutkan, beberapa izin usaha yang dia lakukan mendapatkan kemudahan dari Pemkab Kubu Raya. Selain itu proses perizinannya juga sangat cepat.<br /><br />"Sejauh ini saya tidak pernah mendapatkan kesulitan dalam berusaha di Kubu Raya, baik saat proses pengajuan izin maupun dalam menjalankan usaha saya selama ini. Intinya proses perizinan di Kubu Raya sudah sangat baik dan wajar jika Kubu Raya mendapatkan KPPOD Award," kata Hendra.<br /><br />Meski demikian, saat ini dia mengaku mendapatkan sedikit kendala untuk memperoleh label halal untuk memasarkan salah satu produknya.<br /><br />Pasalnya di Kubu Raya belum memiliki Majelis Ulama Indonesia yang berwenang mengeluarkan label halal tersebut.<br /><br />"Saya sedang membuat heikeng, penganan khas China dari olahan udang, dan akan membuat label halal untuk produk itu. Sejauh ini saya memang belum pernah mencoba karena di Kubu Raya belum ada MUI. Sedangkan saat mengajukan ke MUI Kalbar selain prosesnya yang rumit, biaya yang dikeluarkan juga cukup mahal, sekitar Rp7,5 juta, padahal pemerintah mewajibkan produk yang dipasarkan untuk membuat label halal," katanya.<br /><br />Dia menyatakan, saat mengajukan label halal untuk produk kerupuk udang dahulu, dalam pengajuannya tidak dikenakan biaya.<br /><br />Ia berharap pembuatan label halal mudah sehingga pelaku usaha tidak keberatan untuk membuat label halal pada produknya," tutur Hendra.<br /><br />Sementara itu, Suwarno, salah satu pelaku usaha kecil yang bergerak di bidang budi daya lele di Kecamatan Rasau Jaya juga mengatakan cukup mudah dalam mendapatkan izin mengembangkan usahanya.<br /><br />"Menurut saya proses penerbitan izin usaha yang diterapkan Pemkab Kubu Raya melalui pelayanan satu pintu sudah sangat baik. Dan kita berharap, ke depan pelayanannya bisa lebih baik lagi agar semakin banyak masyarakat yang berani untuk terjun ke dunia usaha," kata Suwarno.<strong> (phs/Ant)</strong></p>