Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Kubu Raya sedang mempersiapkan lahan pertanian untuk pencanangan program kawasan pangan (food estate) yang akan dipusatkan di Kecamatan Batu Ampar dan Sungai Kakap. <p style="text-align: justify;">"Penyiapan lahan meliputi beberapa kegiatan di antaranya pembukaan lahan yang dilakukan dengan cara menebang pohon dan semak belukar, pembersihan lahan, pengolahan lahan sampai kondisi siap tanam," kata Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kubu Raya Suharjo di Sungai Raya, Minggu.<br /><br />Menurutnya, pada tahap kegiatan pengolahan lahan dibagi menjadi beberapa kegiatan di antaranya, pekerjaan pencangkulan/pembajakan, perataan bidang olah, pembuatan petak-petak, pengguludan, surjan, tabukan, pembuatan lubang tanam tergantung komoditas yang akan ditanam.<br /><br />Setelah pengolahan lahan akan dilanjutkan pada kegiatan perbaikan kesuburan tanah yang dilakukan pada lahan-lahan yang tidak atau kurang subur dengan cara perbaikan fisik dan kimia tanah melalui pemberian pupuk organik dan pupuk anorganik (urea, KCI, ZA dan lain-lain), dan pengapuran.<br /><br />"Jika semua sudah kita kerjakan, baru dilakukan kegiatan perbaikan sarana dan prasarana seperti gorong-gorong, talang air, embung, pompanisasi dan saluran drainase dan lain-lain," tuturnya.<br /><br />Adapun rencana lokasi kegiatan difokuskan di Kecamatan Batu Ampar dan Sungai Kakap yang diarahkan pada Kawasan Padu Empat seluas 5.300 hektare, Kawasan Desa Kerawang, Desa Sumber Agung dan Desa Muara seluas 8.250 hektare, Kawasan Kakap seluas 6.610 hektare.<br /><br />Dia mengatakan program kawasan pangan memiliki cakupan lebih luas dibanding program kawasan beras (rice estate) yang saat ini sudah dikembangkan Pemerintah Kubu Raya. Pasalnya, program kawasan pangan itu tidak hanya mencakup pada pertanian, tetapi juga peternakan, perikanan, dan pengembangan hortikultura.<br /><br />"Kita juga menggandeng mitra yang sudah menyatakan berminat untuk menjalin kerja sama yaitu PT Sang Hyang Seri dan PT Sungai Budi Group," tuturnya.<br /><br />Tujuan dari pembangunan kawasan pangan dengan pola kemitraan itu adalah membangun suatu sentra pertanian untuk produksi pangan melalui kegiatan perluasan areal dan optimasi lahan dengan membentuk kemitraan antara petani dengan swasta/pengusaha yang bergerak di bidang tanaman pangan.<br /><br />Selain itu, katanya, diarahkan untuk mewujudkan kawasan dengan produk unggulan di daerah pengembangan yang nantinya diharapkan akan meningkatkan nilai tambah hasil pertanian khususnya tanaman pangan yang dapat bersaing di pasar global. <strong>(phs/Ant)</strong></p>














