Kubu Raya Seleksi 121 Sarjana Pendamping Desa

oleh

Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat kembali menyeleksi 121 sarjana yang ada di daerah tersebut untuk menjadi Sarjana Pendamping Desa tahun 2011. <p style="text-align: justify;">"Dari 121 sarjana yang mendaftar menjadi Sarjana Pendamping Desa (SPD) Kubu Raya pada 2011, hanya 50 yang diakomodasi. Penyeleksian tersebut didasarkan pada disiplin ilmu masing-masing," kata Koordinator SPD Kubu Raya, Musa, di Sungai Raya, Minggu (13/03/2011).<br /><br />Menurutnya, proses pelaksanaan rekrutmen dan seleksi Calon SPD 2011 dilakukan sangat selektif sesuai dengan disiplin ilmu untuk ditempatkan di beberapa instansi. <br /><br />Musa menjelaskan, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) hanya membuka tujuh formasi yang akan ditempatkan untuk membangun Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kubu Raya.<br /><br />Instansi-instansi tersebut terdiri atas Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Kehutanan, Perkebunan dan Pertambangan, Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD), Badan Pelaksanaan Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP4K), Dinas Pertanian dan Peternakan serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan.<br /><br />Proses rekrutmen ini dilakukan beberapa tahap, mulai dari pengumuman penerimaan, penyampaian berkas pendaftaran, pengumuman hasil seleksi administrasi, ujian tertulis, psikotes dan tes wawancara.<br /><br />Tahapan penerimaan tersebut berlangsung selama 24 hari sejak 1 Februari lalu di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, kecuali untuk tes wawancara yang dilaksanakan di masing-masing SKPD.<br /><br />"Bagi Calon SPD yang telah dinyatakan lulus, wajib mengikuti masa orientasi di masing-masing SKPD sesuai formasi yang dipilihnya," jelas Musa.<br /><br />Selain itu, ia mengatakan, SPD yang terpilih diwajibkan mengikuti pelatihan dan pembekalan teknis. "Ini membuktikan kalau SPD yang akan diterjunkan ke desa-desa merupakan orang-orang pilihan dan telah dianggap layak mendampingi desa," kata Musa.<br /><br />Sebab, jelas Musa, sebelum diterjunkan ke desa, mereka digodok terlebih dahulu untuk dibekali wawasan dan ilmu pengetahuan, serta diberikan bekal studi banding ke salah satu sentra penggemukan sapi yang sedang digalakkan Wakil Bupati Kubu Raya Andreas Muhrotein. <br /><br />Musa mengatakan, dengan semangat "berlari lebih kencang berproses lebih cepat" yang digalakkan Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan, diharapkan menjadi pendorong bagi semua SPD untuk berlomba-lomba melaksanakan proses percepatan pembangunan di pedesaan, <br /><br />"SPD ini tidak hanya mendampingi, tetapi lebih dititikberatkan pada pemberdayaan, agar masyarakat didampingi bisa berdaya kreatif, inovatif," ucapnya.<br /><br />Sehingga seluruh potensi di desa, baik sumberdaya alam maupun manusia dapat dikelola dengan baik, cepat dan diharapkan dapat mewujudkan masyarakat yang lebih produktif, agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kubu Raya.  <strong>(phs/Ant)</strong></p>