Kuburan Tua Pasar Masuka Direlokasi

oleh

Setelah melalui prosedur yang cukup berliku, akhirnya 2 buah kuburan tua yang berada di komplek Pasar Tradisional Masuka berhasil direlokasi ke komplek Pekuburan Yayasan Bhakti Suci Sintang di Kecamatan Sungai Tebelian. Pelaksanaan relokasi, dilakukan pada hari Jumat (10/01/2014) dan penggaliannya dimulai pada pukul. 06.00 WIB. <p style="text-align: justify;"> Kuburan tua tersebut, letaknya hanya berjarak 40 CM dari dinding bangunan kios di Pasar Tradisonal Masuka, atau tepatnya berada di lokasi jalan lingkar yang dibangun oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Sintang. Pembangunan jalan lingkar tersebut, sempat terhenti hingga sekarang karena keberadaan 2 buah kuburan tersebut.<br /><br />Pembangunan komplek Pasar Tradisional ini, melibatkan 3 buah instansi. Yakni, Dinas Pekerjaan Umum untuk jalan akses, Dinas Perhubungan untuk halaman parkir dan jalan lingkar, dan Dinas Perindusterian, Perdagangan, Koperasi dan UKM untuk pembangunan fisik pasarnya. Sementara, untuk relokasi 2 buah kuburan tua tersebut menjadi tanggung jawab Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pemadam Kebakaran.   <br /><br />Menurut salah seorang ahli waris, Bong Lip Tjong, proposal yang telah diajukan sejak tahun 2012, pada tahun anggaran hanya baru disetujui untuk 1 kuburan saja, dengan nilai Dana Hibah sebesar Rp. 40 Juta. Karena hanya disetujui 1 kuburan, dana hibah tersebut tidak diambil. Dan pada tahun anggaran 2013 barulah disetujui semuanya dengan nilai seluruhnya sebesar Rp. 80 Juta. Dana Hibah dari Pemerintah Kabupaten Sintang tersebut, dicairkan melalui rekening Yayasan Bhakti Suci Sintang (YBSS), ungkap Bong Lip Tjong.<br /><br />Terkait relokasi kuburan tersebut, Ketua YBSS, Sariono, yang juga sempat ditemui kalimantan-news.com mengatakan, bahwa dirinya atas nama YBSS mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sintang atas bantuan Dana Hibah relokasi 2 buah kuburan tersebut.<br /><br />“YBSS sangat berterima kasih kepada Bupati Sintang. Karena telah banyak membantu YBSS. Bahkan pembangunan gedung YBSS pun, juga didanai oleh Pemerintah Kabupaten Sintang,” ucap Sariono. <strong>(Luc/das)</strong></p>