Kue Basah Pemicu Inflasi Di Palangka Raya

oleh

Kue basah menjadi salah satu pemicu inflasi di Palangka Raya pada Juli 2012 sebesar 0,1155 persen. <p style="text-align: justify;">"Rupanya saat Ramadhan, permintaan kue basah cukup tinggi dan begitu diminati orang untuk penganan buka puasa sehingga berada di posisi tiga besar komoditas inflasi," kata Kepala Badan Pusat Statistik Kalimantan Tengah Panusunan Siregar di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Minggu.<br /><br />Yang lebih mencengangkan lagi, kata dia, lantaran martabak dan donat yang sebelumnya bukan komoditas pemicu inflasi, namun pada Juli 2012, berperan sebagai pendorong inflasi meski hanya di urutan tujuh dan delapan dari beberapa jenis komoditas penyumbang inflasi.<br /><br />Dia menjelaskan, pada Juli 2012, besar inflasi yang terjadi di Palangka Raya, yakni 1,06 persen. Dengan laju inflasi kumulatif 2012 sampai Juli adalah 4,04 persen dan laju inflasi "year on year" sebesar 7,40 persen.<br /><br />Komoditas yang mengalami kenaikan harga dengan andil inflasi tertinggi adalah daging ayam ras, gula pasir, kue basah, angkutan udara dan sepeda motor.<br /><br />Sedangkan komoditas yang mengalami penurunan harga dengan andil deflasi tertinggi antara lain bawang merah, ketimun, ikan gabus, sawi hijau dan pepaya.<br /><br />Dari tujuh kelompok pengeluaran, enam kelompok mengalami kenaikan indeks harga yakni kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 2,20 persen, kelompok transport, komunikasi dan jasa keuangan 1,35 persen.<br /><br />Kemudian kelompok bahan makanan sebesar 1,24 persen, kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga 0,28 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar 0,17 persen serta kelompok sandang 0,14 persen.<br /><br />"Satu kelompok lainnya tidak mengalami perubahan indeks harga yakni kelompok kesehatan,"ucapnya.<br /><br />Untuk di Kota Sampit, inflasi pada Juli 2012 sebesar 0,41 persen. Laju inflasi kumulatif sampai Juli sebesar 3,29 persen dan laju inflasi "year on year" sebesar 5,43 persen.<br /><br />Komoditas yang mengalami kenaikan harga dengan andil inflasi tertinggi antara lain daging ayam ras, telur ayam ras, ikan bakar, biaya SLTA dan beras.<br /><br />Sedangkan komoditas yang mengalami penurunan harga dengan andil deflasi tertinggi antara lain telepon seluler bawang merah, sawi hijau, kacang panjang dan batu bata.<br /><br />Khusus di Kalteng, yang merupakan gabungan Palangka Raya dan Sampit, pada Juli 2012 mengalami inflasi sebesar 0,78 persen.Laju inflasi kumulatif pada 2012 sampai dengan juli adalah 3,72 persen dan laju inflasi "year on year" 6,55 persen. <strong>(phs/Ant)</strong></p>