Kulaan Malaysia Teteskan Airmata Di Banjarmasin

oleh

Para wisatawan ziarah anggota Pertubuhan Banjar Malaysia saat berada di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Kalimantan Selatan, sempat meneteskan air mata. <p style="text-align: justify;">"Saat berada di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin beberapa di antara 19 anggota Pertubuhan Banjar Malaysia tersebut berlinang air matanya, dan mereka membayangkan dari pelabuhan inilah ato (nenek moyang mereka) berkayuh hingga sampai ke Semenanjung Malaysia," kata pimpinan rombongan Muhthar Mdnoor kepada ANTARA di Banjarmasin, Rabu malam.<br /><br />Para Kulaan Banjar Malaysia tersebut adalah generasi ketiga hingga keempat dari nenek moyang mereka yang berasal dari Banua (Kalsel) dan kedatangan ke wilayah ini semata-mata ingin tahu tanah kelahiran ato tersebut.<br /><br />Selain itu mereka mencari susur galur (juriat) atau keluarga jika masih ada di Banua, khususnya di daerah Kalua, Amuntai, Barai atau Alai, kata Muhthar Mdnoor lagi.<br /><br />Para rombongan wisata ziarah tersebut, sejak kedatangan di Banua Senin malam sudah melakukan kunjungan ke berbagai tempat di Banjarmasin, seperti ke Pasar Terapung, ziarah ke makam Sultan Suriansyah, dan ke kawasan Hulu Sungai atau Banua Enam (Enam Kabupaten).<br /><br />Rencananya, Kamis (27/6) mereka akan dipertemukan dengan Kesultanan, yakni Sultan Khaerul Saleh yang juga Bupati Banjar, di kota intan Martapura.<br /><br />Mereka juga akan mengunjungi Museum Lambung Mangkurat di Kota Banjarbaru, kemudian ke Pendulangan Intan Desa Cempaka Banjarbaru, ziarah ke makam ulama besar Syech Muhammad Arsyad Al Banjari, dilanjutkan ke Pasar Permata dan Pasar Intan Bumi Selamat Martapura Kabupaten Banjar.<br /><br />Hari kelima jadwalnya bersilaturhami dengan Gubernur Kasel serta lawatan ke Banjar TV, setelah itu kembali ke Jakarta untuk seterusnya ke Kuala Lumpur. (das/ant)</p>