Kepala Badan Pusat Statistik Kalimantan Barat Yomin Tofri menyatakan, wisatawan mancanegara yang berkunjung ke provinsi itu sepanjang Desember 2011, mencapai 4.042 orang atau mengalami kenaikan 37,06 persen dibanding bulan sebelumnya 2.949 orang. <p style="text-align: justify;"><br />"Sebagian besar wisman masuk ke Kalbar dari Malaysia yakni 2.929 orang atau 72,46 persen," kata Yomin Tofri saat menyampaikan berita resmi statistik di Pontianak, Rabu.<br /><br />Ia menjelaskan, masuknya wisman ke Kalbar masih didominasi melalui pintu masuk Pos Pemeriksaan Lintas Batas (PPLB) di Entikong, Kabupaten Sanggau yakni sebesar 83,30 persen atau sebanyak 3.367 orang dan sisanya melalui Bandara Supadio Pontianak 16,70 persen atau sebanyak 675 orang.<br /><br />"Kalau dibandingkan dengan bulan sebelumnya, jumlah wisman yang masuk melalui PPLB Entikong mengalami peningkatan sebesar 49,45 persen dari sebelumnya 2.253 orang menjadi 3.367 orang. Sementara melalui Bandara Supadio Pontianak turun 3,02 persen, dari 696 orang menjadi 675 orang," ujarnya.<br /><br />Kepala BPS Kalbar menambahkan, setelah Malaysia berada di urutan teratas yang berkunjung ke Kalbar, kemudian disusul Brunei Darussalam sebanyak 826 orang atau 20,44 persen, Singapura 148 orang atau 3,66 persen, Filipina 36 orang atau 0,89 persen, Republik Rakyat China 31 orang atau 0,77 persen dan dari negara lainnya 72 orang atau 1,78 persen.<br /><br />"Kami prediksi jumlah wisman akan jauh meningkat seiring pada Februari dengan akan diselenggarakannya perayaan Cap Go Meh 2563 pada tanggal 6 Februari 2012 di Kota Pontianak dan Singkawang," ujarnya.<br /><br />Sebelumnya, Humas Yayasan Bhakti Suci Pontianak Buyung Budianto menyatakan, tujuh yayasan pemadam kebakaran Kota Pontianak siap menampilkan arakan replika "naga" untuk melakukan ritual mengusir roh jahat dan memeriahkan Cap Go Meh 2563.<br /><br />"Ketujuh yayasan tersebut, yakni dari Pemadam Kebakaran (YPK) Panca Bhakti, YPK Budi Pekerti, YPK Khatulistiwa, YPK Merdeka, YPK Siaga, dan YPK BPAS Siantan, serta satu naga milik Yayasan Bhakti Suci," katanya.<br /><br />Ia menjelaskan, perayaan Cap Go Meh tahun 2012 juga dimeriahkan oleh karnaval budaya dari multietnis, diantaranya dari budaya Melayu, Dayak, Jawa, Bugis, Madura dan lain-lain. <strong>(phs/Ant)</strong></p>


















