Kunjungan Wisman Ke Kalbar Turun 1,28 Persen

oleh

Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat (BPS Kalbar) mencatat kunjungan wisatawan mencanegara ke provinsi itu, sepanjang Juni 2014 sebanyak 2.538 orang atau mengalami penurunan sebesar 1,28 persen dibanding bulan lalu. <p style="text-align: justify;">"Hingga saat ini baru dua pintu masuk resmi ke Kalbar, yakni melalui Pos Pemeriksaan Lintas Batas Entikong dan Bandara Supadio Pontianak," kata Kepala BPS Kalbar Badar di Pontianak, Rabu.<br /><br />Kunjungan wisman melalui pintu masuk PPLB Entikong sepanjang Juni 2014 mengalami penurunan sebesar 4,59 persen, sementara melalui Bandara Supadio naik sebesar 6,23 persen.<br /><br />"Meskipun kunjungan wisman melalui PPLB Entikong mengalami penurunan, tetapi masuknya wisman ke Kalbar sangat dipengaruhi melalui PPLB Entikong dengan kontribusi sebesar 67,10 persen, dan sisanya 32,90 persen melalui Bandara Supadio Pontianak," ungkap Badar.<br /><br />Data BPS Kalbar mencatat, jumlah wisman yang masuk melalui PPLB Entikong sepanjang Juni sebanyak 1.703 orang, sementara Mei 2014 sebanyak 1.785 orang atau turun sebesar 4,59 persen. Kemudian melalui Bandara Supadio sebanyak 835 orang, sementara bulan sebelumnya 786 orang atau naik sebesar 6,23 persen.<br /><br />Sementara itu, untuk tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di Kalbar sepanjang Juni 2014 rata-rata 53,75 persen atau naik 0,74 poin dibanding TPK Mei sebesar 53,01 persen.<br /><br />"Rata-rata lama tamu menginap di hotel berbintang di Kalbar selama 1,77 hari atau turun 0,29 hari bila dibandingkan dengan rata-rata lama menginap tamu pada Mei 2014, selama 2,06 hari," kata Badar.<br /><br />Dalam beberapa kali kesempatan, Kepala BPS Kalbar menambahkan naik turunnya kunjungan wisatawan mancanegara ke Kalbar sangat dipengaruhi adanya kegiatan wisata yang bisa menarik minat orang luar untuk berkunjung ke Kalbar, seperti Perayaan Cap Go Meh, Sembahyang Kubur yang dilakukan oleh warga Tionghoa, Robo-robo bagi warga Bugis di Kabupaten Pontianak, dan kegiatan lainnya.<br /><br />Pemerintah Kalbar, Kota Pontianak dan Singkawang bekerja sama dengan pengurus yayasan warga Tionghoa secara rutin menggelar perayaan Cap Go Meh dengan maksud bisa mendongkrak kunjungan wisatawan mancanegara ke provinsi itu umumnya, dan ke Kota Pontianak dan Singkawang khususnya. <strong>(das/ant)</strong></p>