Kuota kursi Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan yang disiapkan sekolah dalam Penerimaan peserta didik baru belum terpenuhi. <p style="text-align: justify;">"Kuota kursi yang masih tersisa sebanyak 808 kursi tersebar baik di SMK negeri maupun SMA dan SMK swasta," ujar Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru, Edy Yuana Pribadi, di Banjarbaru, Rabu.<br /><br />Dia mengatakan, kuota kursi yang tersedia pada 17 SMA, MA dan SMK baik negeri maupun swasta yang mengikuti PPDB sebanyak 2.750 kursi tetapi jumlah calon siswa yang mendaftar hanya sebanyak 1.942 orang.<br /><br />Namun, selama lima hari PPDB terdapat 808 kursi belum terisi yang terdiri dari 55 kursi di SMKN 1, 44 kursi SMKN 2 dan 75 kursi di SMKN 3, sisanya 634 kursi di SMA dan SMK swasta.<br /><br />Ia mengatakan, belum terpenuhinya kuota kursi itu karena calon siswa saat mendaftar pada PPDB yang digelar Dinas Pendidikan sejak 30 Juni – 5 Juli 2011 lebih banyak memilih sekolah pilihan pertama.<br /><br />Tetapi nilai rata-rata ujian nasional calon siswa bersangkutan tidak masuk daftar ranking yang digunakan sebagai penentu kelulusan calon siswa pada penerimaan siswa baru secara "online" itu.<br /><br />"Otomatis, karena nilai rata-rata tidak memenuhi syarat maka calon siswa bersangkutan tidak masuk daftar ranking yang tersusun dari peringkat atas hingga paling bawah sesuai kuota kursi setiap sekolah," ungkapnya.<br /><br />Dikatakan, kekurangan kuota kursi itu diharapkan dapat terpenuhi melalui pendaftaran calon siswa baru yang mekanismenya diserahkan langsung kepada sekolah sesuai waktu yang ditentukan.<br /><br />Dijelaskan, hasil kesepakatan Dinas Pendidikan dengan kepala sekolah yang sekolahnya masih terdapat kuota kursi, pendaftaran di setiap sekolah dilaksanakan mulai tanggal 6 – 9 Juli 2011.<br /><br />"Pendaftaran cukup singkat karena bertepatan habisnya masa libur sekolah dan dimulainya tahun ajaran baru pada pertengahan Juli sehingga calon siswa diharapkan segera mendaftar ke sekolah yang diminati," katanya menyarankan.<br /><br />Ditambahkan, meski pun pendaftaran kembali di buka setiap sekolah tetapi pihaknya meyakini tidak seluruh kuota kursi terpenuhi sesuai sisa kuota yang tersedia.<br /><br />"Kami berkeyakinan, meski pun sekolah membuka pendaftaran tetapi tidak seluruh sisa kuota kursi terpenuhi karena berbagai faktor," katanya tanpa merinci faktor tersebut. <strong>(phs/ant)</strong></p>














