Kuota Raskin Nanga Pinoh Hanya 792 KK

oleh

Tahun 2014 lalu, setiap bulannya Nanga Pinoh hanya menerima kuota beras untuk orang miskin (raskin) sebanyak 792 kepala keluarga (kk). <p style="text-align: justify;">Penerima raskin sekitar 792 kk setiap bulan setiap desa di nanga pinoh tahun 2014. Ditahun 2015 kuota yang sama juga diperoleh Nanga Pinoh. <br /><br />“Tahun 2014 lalu kuota raskin Nanga Pinoh itu hanya 792 kk. Tahun 2015 ini juga juga sama. Jatah per kk satu burbulannya 15 kilogram. Kebiasaan di Nanga Pinoh ini pendistribusiannya 3 bulan sekali,” kata Kasi Kesejahteraan Rakyat dan Kesehatan Kecamatan nanga Pinoh, Eka, Senin (2/3).<br /><br />Dijelaskannya, penyaluran yang dilakukan 3 bulan sekali itu sesuai permintaan para kepala desa. Sebab cara pendistribusiannya juga tergantung desa. <br /><br />“Desa menyetor ke kecamatan dulu, nanti baru kecamatan menghubungi bulog agar kuota raskin di distribusikan ke kecamatan. Kemudian desa lansung mengambil ke kantor kecamatan. Untuk desa dalam kota, itu itu bulog lansung mengantar ke desa,” terangnya. <br /><br />Di Nanga Pinoh sendiri, katanya, terdapat 17 desa. Dimana setiap desa tidak mendapatkan jatah yang sama. Diantaranya Desa Pall dapat jatah untuk 15 kk, Tanjung Sari dapat jatah untuk 24 kk, Labay Mandiri dapat jatah untuk 30 kk. <br /><br />Terus Desa Kebebu dapat jatah untuk 36 kk, Nusa Pandau 36 kk, Sidomulyo 16 kk, Desa Baru 43 kk, Kenual 59 kk. Kemudian Tanjung Niaga 52 kk, Tembawang Panjang 27 kk, Semadin Lengkong 37 kk, Nanga Kayan 219 kk. Tanjung Lay dapat jatah 48 kk, Tebing Kerangan 93 kk, Kelakik 28 kk, Tanjung Tegang 14 kk, dan Poring dapat 25 kk. <br /><br />“Jumlah kuota setiap desa itu sudah didapat dari bulog lansung, kemungkinan daftar nama yang ada itu mereka dapat dari Badan Pusat Statistijk (BPS). Pendistribusian ke desa-desa juga tergantung stok beras yang ada di bulog. Biasanya juga tergantung bulog, ada stok atau tidak. Jadi jadwal pastinya itu belum tau,” terangnya. (Ira/Kn)</p>