Home / Tak Berkategori

Kuota Sertifikasi Guru Kalbar 5.308 Orang

- Jurnalis

Sabtu, 25 Februari 2012 - 03:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuota sertifikasi guru di Provinsi Kalimantan Barat tahun 2012 sebanyak 5.308 orang, kata Kepala Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Kalbar Suhartono Arham. <p style="text-align: justify;">"Hari ini uji kompetensi awal dilaksanakan secara serentak diseluruh kabupaten/kota di Indonesia dan Kalbar umumnya," katanya di Pontianak, Sabtu.<br /><br />Ia menjelaskan, pelaksanaan uji kompetensi awal melibatkan 84 staf LPMP Kalbar dibantu 28 orang dosen dari Universitas Tanjungpura Pontianak sebagai pembawa soal dan tim monitoring dan evaluasi.<br /><br />Suhartono menilai, hasil uji kompetensi awal tersebut dapat dijadikan dasar dalam penyusunan program peningkatan keprofesionalan berkelanjutan (PKB). Di tahun 2012, seluruh pelaksanaan sertifikasi guru menggunakan model pendidikan dan latihan profesi guru (PLPG).<br /><br />"Kalbar tidak lagi menggunakan model pengumpulan portopolio dalam pelaksanaan sertifikasi guru," ujarnya.<br /><br />Menurut dia, pelaksanaan sertifikasi guru dalam jabatan itu harus selesai tahun 2015.<br /><br />Untuk guru-guru yang diangkat masa kerjanya sejak 1 Januari 2006, pelaksanaan sertifikasinya melalui pendidikan profesi guru yang akan dilaksanakan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Untan Pontianak. Para guru tersebut akan mengikuti perkuliahan kembali selama beberapa semester.<br /><br />Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalbar Alexius Akim menyatakan, dengan masih banyaknya jumlah guru di Kalbar yang belum bersertifikasi, saya tidak yakin bisa tuntas hingga target sertifikasi guru oleh pemerintah pusat tahun 2014.<br /><br />Lambannya sertifikasi guru di Kalbar bukan karena diperlambat oleh Dinas Pendidikan provinsi, maupun kabupaten/kota tetapi memang karena keterbatasan anggaran dari pemerintah pusat.<br /><br />"Tidak ada niat kami untuk menghalang-halangi proses sertifikasi guru," katanya.<br /><br />Akim berharap, sertifiksai guru secepatnya dituntaskan sehingga kesejahteraan guru lebih meningkat dan mutu pendidikan juga lebih baik lagi.<strong> (phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Bupati Sintang Tegaskan Keberagaman Adalah Anugerah, Ajak Jaga Keamanan
Khairul Tekankan Perencanaan Terarah, Lima OPD Raih Nilai Kinerja Istimewa di Akhir 2025
Kapolres Barito Utara Ajak Masyarakat Tingkatkan Keimanan dan Pererat Ukhuwah Sambut Ramadan 1447 H
Solid Tanpa Voting, Tumpo Kembali Nahkodai PSMTI Melawi
Gandeng Pengusaha Nasional, Gubernur Dorong Realisasi Investasi Pendidikan dan Kesehatan
Harga Sembako Melejit Tajam, Bawang dan Cabai Picu Keluhan Warga Melawi
Polisi Turun Tangan! SPBU Disisir Ketat, Distribusi BBM Melawi Diawasi Total
Pemilik Warung Kopi di Pasar Melawi Klarifikasi Isu Penampungan Emas Ilegal

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 13:44 WIB

Bupati Sintang Tegaskan Keberagaman Adalah Anugerah, Ajak Jaga Keamanan

Rabu, 18 Februari 2026 - 13:07 WIB

Khairul Tekankan Perencanaan Terarah, Lima OPD Raih Nilai Kinerja Istimewa di Akhir 2025

Rabu, 18 Februari 2026 - 11:20 WIB

Kapolres Barito Utara Ajak Masyarakat Tingkatkan Keimanan dan Pererat Ukhuwah Sambut Ramadan 1447 H

Selasa, 17 Februari 2026 - 22:08 WIB

Solid Tanpa Voting, Tumpo Kembali Nahkodai PSMTI Melawi

Selasa, 17 Februari 2026 - 18:34 WIB

Gandeng Pengusaha Nasional, Gubernur Dorong Realisasi Investasi Pendidikan dan Kesehatan

Berita Terbaru

Tumpo yang terpilih kembali secara aklamasi sebagai Ketua PSMTI Kabupaten Melawi. (Dedi Irawan)

Berita

Solid Tanpa Voting, Tumpo Kembali Nahkodai PSMTI Melawi

Selasa, 17 Feb 2026 - 22:08 WIB