Kurikulum 2013 sudah berjalan baik di sekolah piloting (percontohan) yang ditunjuk Kemendikbud untuk Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur saat tim dari Dinas Pendidikan Provinsi Kaltim memonitor ke sejumlah sekolah daerah itu. <p style="text-align: justify;">"Kami sudah menerapkan Kurikulum 2013 mulai Juli tahun ini, secara keseluruhan implementasinya bagus walaupun ada sedikit masalah, maklum namanya program baru sehingga kami perlu penyesuaian," ujar Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMK Negeri 2 PPU, Triyono di Penajam, Rabu.<br /><br />Menurut Triyono, hal yang menjadi sedikit masalah adalah mengenai kompetensi inti dan kompetensi dasar (KIKD) kategori C3, yakni untuk kelompok mata pelajaran paket keahlian.<br /><br />Untuk kelompok C3 belum ada ketetapan dari Dirjen Pendidikan Menengah sehingga pihaknya harus menyimpulkan sendiri ketetapannya. Kesimpulan sendiri itu dikhawatirkan masih salah meskipun sudah mencari beberapa referensi dari kurikulum lama.<br /><br />Sedangkan untuk kelompok C, C1, dan C2 sudah ada ketetapan dari Dirjen sehingga pihaknya bisa mengacu pada ketetapan yang ada.<br /><br />Kelompok C adalah penilaian mengenai perminatan siswa, C1 mengenai kelompok mata pelajaran dasar bidang keahlian, dan C2 berisi tentang kelompok mata pelajaran dasar program keahlian.<br /><br />Dia juga mengatakan bahwa sebelum Kurikulum 2013 deberlakukan di PPU, sejumlah guru SMK di PPU terutama sekolah yang menjadi piloting oleh Kemendikbud, telah mendapat pelatihan dan pembekalan kurikulum.<br /><br />Saat itu, guru-guru yang mendapat pembekalan adalah guru yang mengajar mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan mata pelajaran sejarah.<br /><br />Setelah tiga guru tersebut mendapat pembekalan, selanjutnya tiga guru itu kembali memberi pembekalan kepada guru yang mengajar mata pelajaran lain, sehingga ilmu yang didapat oleh tiga guru tersebut langsung disalurkan kepada guru-guru lainnya, agar mereka bisa sama-sama mengimplementasikan Kurikulum 2013.<br /><br />Dia juga mengatakan bahwa proses belajar mengajar dalam Kurikulum 2013 jauh lebih baik ketimbang kurikulum sebelumnya, yakni pada kurikulum sebelumnya siswa menjadi objek, tetapi dalam kurikulum baru ini justru siswa yang menjadi subjek.<br /><br />"Dalam kurikulum ini guru harus mampu melihat bakat dan kecerdasan siswa, makanya sistem yang diterapkan adalah siswa diajak untuk aktif sehingga bakat siswa akan terlihat, bahkan siswa juga dituntut mencari buku literatur atau browsing di internet guna menyelesaikan tugas atau pendapat siswa," kata Triyono. <strong>(das/ant)</strong></p>


















