Kutai Timur Akan Membeli Buldozer

oleh

Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, akan membeli satu unit buldozer untuk membersihkan sampah-sampah yang semakin hari semakin meningkat, seiring dengan semakin meningkatnya pertumbuhan penduduk. <p style="text-align: justify;">"Kita membutuhkan satu unit saja buldozer untuk menangani masalah sampah yang kian hari semakin sulit dituntaskan" kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum DPU Kutai Timur, Rory Taufani, Rabu Menurut Rory Taufani, buldozer saat ini masih dibahas oleh tim, terutama mengenai jenis dan tipe buldozer yang cocok untuk penanganan sampah. "Kita juga belum mengetahui harganya berapa. Yang jelas kita butuh satu unit buldozer," katanya.<br /><br />Rory mengatakan, nantinya buldozer itu akan ditempatkan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) baru di Batotak kilometer 14 poros Sangtata – Bengalon, yang masih dalam tahap penyelesaian. Lokasinya masih satu lokasi dengan TPA lama, namun diperluas dan ditata lebih baik lagi Selama ini, sampah-sampah yang dibuang ke sana, meluap hingga ke jalan raya yang merupakan lintas Kalimantan wilayah utara. Baunya sangat menyengat dan mengganggu warga dan kendaraan yang melintasinya "Dengan adanya buldozer itu, tidak ada lagi sampah yang menumpuk di pinggir jalan. Semua sampah akan digusur dozer hingga lokasi baru yang lebih aman" katanya Selain itu, Dinas Pekerjaan Umum akan menambah kendaraan truk roda enam sebanyak dua unit untuk mendukung armada truk sampah yang ada. Tahun 2011 pihaknya membeli enam unit truk sampah dan tahun ini dua unit truk dari anggaran APBD II Kutai Timur 2011-2012 "Kemudian juga akan menambah kendaraan roda tiga sebanyak 7 unit, karena kendaraan roda tiga sebanyak 5 yang dibeli tahun 2011 melalui Dana Alokasi Khusus (DAK)" katanya Pihaknya berharap dengan bertambahnya kendaraan truk roda enam serta buldozer, penanganan sampah di Kota Sangata semakin baik.<br /><br />"Permasalahan sampah ini akan menjadi perhatian kita, karena dengan bertambahnya permukiman penduduk maka produksi sampah masyarakat akan meningkat juga. Masyarakat juga harus menjaga kebersihan dan membuang sampah di tempat yang tersedia dan jam tertentu" katanya. <strong>(das/ant)</strong></p>