Kutai Timur Bangun Kanal Bernilai Rp51 Miliar

oleh
oleh

Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur akan membangun "polder" dan kanal untuk mengalihkan aliran Sungai Sangata menuju muara Sungai Kenyamukan hingga terus ke laut, sebagai upaya pengendalian banjir di musim hujan. <p style="text-align: justify;">"Untuk membangun proyek itu, Pemkab Kutai Timur diperkirakan menghabiskan anggaran sebesar Rp51 miliar," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kutai Timur, Rory Taufani, di Sangata, Sabtu. <br /><br />Pembangunan polder di Jalan Pendidikan itu didukung dengan sejumlah kanal yang dihubungkan menuju Sungai Sangatta. Direncanakan pelaksanaannya dimulai pada sekitar awal 2011 ini. <br /><br />"Nilai proyeknya sebesar Rp 51 miliar, menggnakan APBD Kutai Timur 2010 dan 2011 termasuk anggaran pengawasan yang mencapai Rp700 juta lebih,"katanya. <br /><br />Didampingi Kepala Bidang Pengairan Dinas Pekerjaan Umum Riajid, Rory Taufani menyebutkan, kanal dan polder nantinya berfungsi sebagai wadah untuk menampung air yang melangalir dari berbagai kawasan, dan mengurangi debit air banjir Sungai Sangata pada musim hujan <br />&lt;br />"Jika kanal ini selesai, maka Sungai Sangata tidak akan berbahaya lagi kalau banjir, karena airnya sudah menyebar dibeberapa titik. Bahkan air yang selama ini meluap hingga ke perumahaan masyarakat mudah-mudahan tidak terjadi lagi,"katanya <br /><br />Menurut Rory, manfaat lagi Pemkab Kutai Timur membangun polder dan kanal ini, nantinya bisa dimanfaatkan untuk pengembangan budidaya ikan bagi masyarakat. <br /><br />"Kalau sudah terbangun kawasan itu tentunya bisa digunakan untuk budidaya ikan air tawar. Atau mungkin bisa mengembangkannya sebagai tempat wisata memancing atau wahana air untuk masyarakat," katanya. <br /><br />Namun demikian, kata dia, tujuan utama dari pembangunan polder yang memakan lahan seluas 26 hektare adalah sebagai pengendali banjir.<strong> (das/ant)</strong></p>