Kutai Timur Tingkatkan Patroli Perairan

oleh

Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, akhir-akhir ini meningkatkan patroli di kawasan perairan Kutai Timur. <p style="text-align: justify;">"Peningkatan patroli ini guna mencegah pencurian ikan serta berbagai tindakan ilegal, misalnya menangkap ikan dengan bom," kata Kepala Seksi Pengawasan dan Sumber Daya Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kutai Timur, Gamas Laden di Sangata, Senin <br /><br />Kawasan perairan yang rawan tindak kejahatan itu, antara lain di perairan Teluk Pandan, yakni merupakan batas wilayah Kutai Timur dengan Kota Bontang dan perairan Sandaran yang berbatasan Kutai Timur dengan Kabupaten Berau. <br /><br />Kawasan pesisir Kaltim itu rawan pencurian ikan yang melibatkan nelayan dari China, Filipina dan Thailand. <br /><br />DKP Kutai Timur akhir 2010 berhasil menangkap tiga orang oknum pelaku menangkap ikan secara ilegal dengan bom ikan. <br /><br />Bom ikan selain merusak lingkungan karena mati massal biota laut juga membahayakan keselamatan. Termasuk dikhawatirkan bom itu digunakan bukan untuk menangkap ikan namun untuk kejahatan lain. <br /><br />Ketiganya kini sudah terpidana untuk menjalani 8 bulan putusan hakim atas tindakan mereka yang melanggar UU itu. <br /><br />Ia mengakui bahwa butuh kerja keras serta dukungan semua pihak dalam mengamankan perairan Kutim yang berada di Laut Sulawesi panjangnya mencapai 152 Km. <br /><br />Potensi sumber daya perainan Kutai Timur memang luar biasa sehingga rawan terjadi berbagai tindakan kejahatan. <br /><br />"Pengawasan perairan laut Kutai Timur akan terus tingkatkan, karena memiliki potensi perikanan yang cukup menjanjikan. DKP juga bekerjasama dengan TNI Angkatan?Laut Sangata dan Polairut, melakukan pengawasan dan patroli rutin bersama,"ujar dia lagi <br /><br />Dikatakan Gamas Laden, untuk melakukan kegiatan di laut, seperti ikan, nelayan wajib memiliki empat persyaratan. yakni memiliki izin tangkap, pendistribusian, pengolahan dan pembudidayaan. <strong>(das/ant)</strong><br /><br /> </p>