Lahan Gambut Di Kawasan Taman Nasional Danau Sentarum Terbakar

oleh

Sekitar 34 hektar lahan gambut yang berada di kawasan Taman Nasional Danau Sentarum (TNDS) yang berada di Kecamatan Batang Lupar, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat dilanda kebakaran. Kebakaran yang terjadi sejak 12 Juni 2012 lalu tersebut hingga kini belum diketahui penyebabnya. <p style="text-align: justify;">Membahas kebakaran tersebut Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu, Kamis (21/06/2012) di ruang kerja Bupati Kapuas Hulu menggelar rapat yang dihadiri Dandim 1206 Putussibau Let.Kol. Inf Jayusman, Sekretaris Daerah Kapuas Hulu Ir. H. M Sukri, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kapuas Hulu, Gunawan, Humas TNDS Agus Suriyanto, Kepala Dinas Perkebunan dan Kehutanan Kapuas Hulu Drs. H. Hasan,Msi, Kabag Kesbangpol Alpiansyah,SE,Msi, Kasat Reskrim Polres Kapuas Hulu AKP. Dudung Setiawan, SH,SIK, perwakilan TNBK Ahmad Riad,dan sejumlah peserta rapat lainnya.<br /><br />Dalam rapat tersebut, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kapuas Hulu, Gunawan memaparkan bahwa menurut informasi masyarakat kebakaran yang terjadi dikawasan TNDS tersebut terjadi sejak  7 (tujuh) hari yang lalu, dan pihak TNDS juga sudah berupaya untuk melakukan pemadaman, namun lokasi kebakaran tersebut merupakan lahan gambut dan jaraknya cukup jauh dari sumber air, bahkan kendaraan roda empat saja tidak bisa masuk ke lokasi kebakaran.<br /><br />Hal senada juga disampaikan oleh Agus Supriyanto selaku Humas TNDS mengatakan bahwa kebakaran terjadi sejak tanggal 12 Juni 2012 lalu, dari 2 (dua) titik sumber api, didaerah Kedungkang dan di Pega serta Trunis, menurut Agus pihaknya sudah menurunkan 40 personil di kawasan TNDS dengan melakukan patroli serta upaya pemadaman. Kebakaran tersebut juga sudah dilaporkan kepada pihak Kemenhut. <br /><br />"Dari hasil yang Kami peroleh melalui satelit memang ada 2 titik sumber api," jelasnya.<br /><br />Sementara itu, Bupati Kapuas Hulu A. M Nasir,SH mengatakan bahwa kondisi kebakaran yang terjadi di TNDS tersebut harus segera diatasi, dan mesti dibentuk tim khusus. Selin itu Nasir menuturkan bahwa selama ini tidak pernah terjadi kebakaran lahan yang cukup besar.<br /><br />"Kesulitan Kita saat ini lokasi kebakaran tersebut merupakan lahan gambut, Saya takutkan api terus menjalar melalui gambut tersebut yang tidak bisa Kita lihat, hanya asapnya saja, dan Saya takutkan kebakarn ini akan merambah ke pemukiman warga," ucapnya.<br /><br />Untuk itu kata Nasir selain Tim khusus yang akan dibentuk juga mesti dicari solusinya, jika memang memungkinkan pemadamannya menggunakan helikopter hendaknya diupayakan.<br /><br />"Jika memang memungkinkan menggunakan helikopter, sebaiknya Kita upayakan secepatnya, jangan sampai kebakaran ini lebih memakan lahan yang luas lagi, apalagi saat ini tidak ada musim hujan, sementara itu lahan yang terbakar ini lahan gambut,Kita mesti bergerak cepat," tegasnya.<strong> (phs)</strong></p>