Landak Latih Tenaga Operator Jelang Penerapan e-KTP

oleh

Pemerintah Kabupaten Landak, yang merupakan salah satu kabupaten di Kalbar yang akan menerapkan sistem kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP), mulai melatih calon tenaga operator pelayanan sistem kependudukan baru tersebut. <p style="text-align: justify;">"Tenaga operator ujung tombak dalam penerapan administrasi kependudukan. Karena pelatihan ini penting agar Landak siap untuk menerapkannya. Tapi kalau camat tidak memberikan perhatian akan menjadi masalah nantinya," kata Sekretaris Daerah Pemkab Landak Ludis saat membuka pelatihan tenaga operator e-KTP di Ngabang, Rabu.<br /><br />Menurutnya, peserta pelatihan tenaga operator di Kabupaten landak saat ini berjumlah 52 orang, yang berasal dari 13 kecamatan, dengan masing-masing kecamatan mengutus empat orang.<br /><br />Ia mengatakan, pelaksanaan pelayanan e-KTP nantinya di kantor kecamatan, sehingga camat dan stafnya harus berperan aktif. Sementara dari kabupaten mengharapkan pelaksanaan program e-KTP bisa sukses sesuai dengan target yang ditetapkan dari pemerintah pusat.<br /><br />"Karena salah satu tujuan penerapan e-KTP untuk tertib administrasi kependudukan di Indonesia agar bisa menyejajarkan dengan negara lain, maka harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh," kata Ludis.<br /><br />Ludis menegaskan, warga negara Indonesia wajib memiliki satu nomor induk kepegawaian (NIK), tidak boleh ganda, karena NIK berlaku seumur hidup dan ini menjadi kunci untuk akses validasi data kependudukan.<br /><br />"Jangan sampai dipalsukan atau digandakan. Untuk mencapai semua ini maka dilaksanakan tiga program strategis nasional yaitu pemutakhiran data penduduk, penertiban nomor identitas dan penerapan e-KTP," kata Ludis.<br /><br />Ketua Panitia Silvanus Sudiyanto dalam laporannya mengatakan, tujuan pelatihan ini untuk memberikan pemahaman tentang penerapan e- KTP dan menjelaskan langkah prosedur pelayanan e-KTP dengan sasaran tercapainya pelayanan e-KTP di kabupaten Landak.<strong> (phs/Ant)</strong></p>