Landasan Pacu Bandara Sampit Belum Penuhi Standar

oleh

Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Jhon Krisli menilai lebar landasan pacu Bandar Udara Haji Asan Sampit belum memenuhi standar untuk didarati pesawat berukuran besar. <p style="text-align: justify;">"Lebar landasan pacu Bandara Haji Asan Sampit hanya 30 meter, sedangkan standarnya 45 meter, jadi masih memiliki kekurangan 15 meter," kata Jhon Krislie di Sampit, Kalimantan Tengah, Kamis.<br /><br />Selain lebar, panjang landasan pacu hanya 1.850 meter juga perlu di perpanjang lagi. Untuk memenuhi standar keselamatan penerbangan rencananya lebar landasan pacu akan ditambah 15 meter dan panjang 150 meter.<br /><br />Dengan adanya penambahan tersebut maka nantinya lebar landasan pacu Bandara Haji Asan Sampit akan menjadi 45 meter dan panjang 2.000 meter.<br /><br />Pelaksanaan proyek akan dilakukan pada 2012 dan sumber dana pembangunannya sepenuhnya ditanggung oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp20 miliar.<br /><br />Menurut Krislie, alokasi dana sebesar Rp20 miliar dari APBN tersebut selain untuk pembangunan peleberan dan perpanjangan juga akan dipergunakan pemasangan lampu pandu di landasan pacu dan penataan tempat parkir dan jalan di lingkungan Bandara.<br /><br />Panjang landasan pacu Bandara Haji Asan Sampit ditargetkan mencapai 3.000 meter dan pelaksanaan pembangunannya akan dilakukan secara bertahap.<br /><br />Pada 2013 nanti landasan pacu akan ditambah sepanjang 250 meter dengan adanya peningkatan fasilitas pendukung tersebut diharapkan jumlah maskapai di Bandara Haji Asan Sampit nantinya akan bertambah, katanya.<br /><br />Pemerintah daerah juga telah merencanakan akan mengganti rugi lahan milik masyarakat yang sekarang dijadikan perkebunan karet.<br /><br />Antara pemilik lahan dengan pemerintah daerah sudah melakukan pertemuan, hanya saja masih belum ada titik temu mengenai besaran ganti rugi lahan dan tanaman pohon karet, katanya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>