Lantamal-XII Siap Bantau KKP Tekan Pencurian Ikan

oleh

Pangkalan Utama TNI AL XII Pontianak menyatakan kesiapannya untuk membantu Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam menekan atau mencegah pencurian ikan dan sumber daya laut lainnya dari nelayan-nelayan asing. <p style="text-align: justify;"><br />"Kami siap dan telah melakukan kerja sama dengan KKP dalam menekan pencurian ikan di laut Indonesia, yang sebelumnya kami telah bersama-sama menenggelamkan kapal ikan milik nelayan asing yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap," kata Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Ade Supandi seusai meresmikan peningkatan status Lanal menjadi Lantamal XII di Pontianak, Jumat.<br /><br />Apalagi komitmen, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti yang berencana akan menenggelamkan sebanyak 70 unit kapal ikan milik nelayan asing sudah mempunyai kekuatan tetap, pada peringatan HUT RI ke-70, pada 17 Agustus 2015, katanya.<br /><br />"Hingga saat ini, kami dengan instansi terkait sedang menyiapkan untuk meledakkan secara serentak sebanyak 70 kapal ikan tersebut," ujarnya.<br /><br />Dalam kesempatan itu, Ade Supandi menambahkan Lantamal XII Pontianak, akan diperkuat dengan tiga kapal patroli atau perang panjang 40 hingga 60 meter dalam menjaga perairan wilayah barat. Apalagi Kalbar berhadapan dengan ALKI I (Alur Laut Kepulauan Indonesia) berbatasan dengan Malaysia dan laut Cina selatan.<br /><br />Sebelumnya, Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Kementerian Kelautan dan Perikanan, Asep Burhanudin saat melakukan kunjungan kerja di Pontianak, Kamis (6/8) menyatakan kegiatan pemberantasan pencurian ikan di perairan Indonesia berjalan dengan baik atas dukungan dan sinergi dari berbagai instansi terkait, seperti TNI-AL, Polri, Kejaksaan, MA, Bakamla, pemerintah daerah dan lain-lain.<br /><br />"Dukungan dari media juga mempunyai peran sangat penting dalam menyampaikan informasi kegiatan pemberantasan ‘illegal fishing’ di wilayah perairan Indonesia," ujarnya.<br /><br />Ia mencontohkan, kegiatan penenggelaman kapal asing yang mencuri ikan di perairan Indonesia, 20 Mei 2015 di beberapa lokasi, salah satunya di Pontianak, yang telah didukung oleh berbagai pihak dan media.<br /><br />Menurut Asep, sinergitas antarstakeholder perlu terus dipertahankan dan ditingkatkan dalam memberantas pencurian sumber daya laut Indonesia. (das/ant)</p>