Lapak Sementara Pedagang di Dekat Areal Kebakaran

oleh

Pemerintah kabupaten sintang telah membuat kesepakatan segera membuat alternatif relokasi sementara untuk para pedagang korban kebakaran di pasar inpres sintang. <p style="text-align: justify;">Sekretaris daerah kabupaten sintang zulkifli, HA mengatakan  tim yang di bentuk pemkab Sintang telah melakukan kajian untuk memberikan kemudahan berusaha untuk para pedagang terutama yang menggantungkan hidup hari harinya pada usaha berdagang di pasar inpres.<br /> <br />“Para pedagang ternyata lebih memilih di relokasi di tempat sementara yang dekat dengan lokasi kebakaran yakni di jalan melingkar dekat terminal dan jalan partisispasi, di tempat ini akan di buat lapak sementara berukuran 2 kali 3 meter.” Kata Zulkifli.<br /> <br />Sebelumnya pemkab memberikan opsi relokasi sementara di kawasan stadion baning Sintang,dan pasar junjung buih, namun pedagang lebih memilih dekat di lokasi pasar yang terbakar. <br /> <br />Pemerintah mengikuti kehendak para pedagang dan segera akan membangun lapak lapak sementara di kawasan ini,dari data yang berhasil di infentarisir di kawasan ini akan di bangun 95 lapak sementara dengan menggunakan dana tanggap darurat.<br /> <br />Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan perdagangan kabupaten Sintang H. Junaidi mengatakan kondisi ini telah merubah keseluruhan desain awal rehab pasar menjadi membangun baru pasar Inpres sehingga akan memeperlambat proses, sebab semula anggaran rehab sebesar 5 milyar setelah melalui perhitungan membengkak menjadi 38 Milyar rupiah.<br /> <br />Pembangunan pasar ini di pastikan tidak akan selesai  dalam watu satu tahun terkait  anggaran yang dimilki pemkab Sintang, otomatis ini juga akan memperlambat pedagang di daerah relokasi, sehingga kontruksi bangunan kayu yang akan di buatpun perlu di perhatikan agar lebih kokoh minimal dapat di gunakan dalam dua hingga tiga tahun. <strong>(ast)</strong></p>