Home / Tak Berkategori

Lawan Keputusan Subyektif dan Diskriminatif Resolusi Parlemen Eropa Tentang Sawit

- Jurnalis

Rabu, 19 April 2017 - 14:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keluarnya Resolusi Parlemen Eropa yang berkaitan dengan Palm Oil and Deforestation of Rainforests beberapa waktu yang lalu, mendorong Komisi IV untuk menyatakan sikapnya. Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Herman Khaeron mengatakan bahwa hal ini menjadi tanggungjawab semua pihak termasuk DPR untuk memberikan tanggapan secara formal. <p style="text-align: justify;">“Kita akan membuat jawaban atas resolusi yang dikeluarkan oleh Parlemen Eropa tersebut. Ini merupakan peringatan bagi kita, namun bila ini adalah keputusan yang bersifat subyektif dan diskriminatif, maka tentu kita harus melawan,” tandas Herman di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/04/2017).<br /><br />Herman menyampaikan, dalam resolusi yang secara khusus menyebut Indonesia itu, membahas mengenai sawit, penghentian secara bertahap penggunaan minyak nabati yang dianggap mendorong deforestasi. Resolusi itu juga berisi pelarangan biodiesel berbasis sawit karena dinilai masih menciptakan banyak masalah diantaranya deforestasi, korupsi, pekerja anak, hingga pelanggaran HAM.<br /><br />“Saya kira semuanya merupakan tuduhan sepihak yang harus di counter  atas dasar kewibawaan dan kedaulatan negara Republik Indonesia. Meskipun laporan mengenai sawit tidak bersifat mengikat (non binding), Komisi IV DPR RI menilai laporan mengenai industri kelapa sawit Indonesia ini bertentangan dengan prinsip berkelanjutan dan kelestarian lingkungan hidup yang merupakan azas penyelenggaraan perkebunan,” tegasnya.<br /><br />Menurutnya, Resolusi itu juga dapat membawa konsekuensi negatif serta kontra produktif terhadap industri kelapa sawit nasional yang berkelanjutan. “Indonesia sudah berupaya sekuat tenaga dan berkontribusi untuk menurunkan gas karbon sampai dengan 29 persen,” pungkasnya. (dep/sc) <br /><br /><br />Sumber: http://www.dpr.go.id</p>

Berita Terkait

Perbaikan Jalan Badayan–Nanga Libau Dikebut, Akses Warga Sepauk Diharapkan Membaik
Kusnadi Minta Pemprov dan Pemkab Sinkronkan Program demi Pemerataan Pembangunan Desa
Pansus LKPj DPRD Kaltara Konsultasi ke Kemendagri, Perkuat Pengawasan Kinerja Gubernur
Anggota DPRD Sintang Nikodemus Tekankan Pentingnya Strategi Pemerintah untuk Kemajuan dan Kesejahteraan Masyarakat
Sebastian Jaba: Guru Harus Kreatif dan Inovatif Hadapi Tantangan Pendidikan Berkualitas Menuju Generasi Emas 2045
Polsek Tanjung Redeb Bersama Warga Gotong Royong Perbaiki Jembatan Merah Putih Sei Tarum
Satlantas Polres Kutim Gelar SIM Keliling di Kaliorang, Permudah Akses Layanan Masyarakat
Pemkab Bulungan Benchmarking ke Sleman, Perkuat Pengelolaan Parkir untuk Dongkrak PAD

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 21:38 WIB

Perbaikan Jalan Badayan–Nanga Libau Dikebut, Akses Warga Sepauk Diharapkan Membaik

Jumat, 10 April 2026 - 20:52 WIB

Kusnadi Minta Pemprov dan Pemkab Sinkronkan Program demi Pemerataan Pembangunan Desa

Jumat, 10 April 2026 - 20:06 WIB

Pansus LKPj DPRD Kaltara Konsultasi ke Kemendagri, Perkuat Pengawasan Kinerja Gubernur

Jumat, 10 April 2026 - 15:08 WIB

Anggota DPRD Sintang Nikodemus Tekankan Pentingnya Strategi Pemerintah untuk Kemajuan dan Kesejahteraan Masyarakat

Jumat, 10 April 2026 - 15:03 WIB

Sebastian Jaba: Guru Harus Kreatif dan Inovatif Hadapi Tantangan Pendidikan Berkualitas Menuju Generasi Emas 2045

Berita Terbaru

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat