Layanan Air Bersih Kalsel Di Bawah MDGs

oleh

Gubernur Kalimantan Selatan, H. Rudy Ariffin mengaku, layanan rata-rata air bersih untuk kebutuhan masyarakat di provinsinya masih di bawah target Mellinium Development Gols Tahun 2015. <p style="text-align: justify;">Pengakuan tersebut dikemukakan dalam rapat paripurna DPRD Kalsel yang dipimpin ketuanya, Kolonel Inf. (Purn) Nasib Alamsyah, di Banjarmasin, Kamis (09/12/2010).<br /><br />Rapat paripurna dewan itu dengan agenda jawaban gubernur atas pemandangan umum fraksi-fraksi dewan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) penambahan penyertaan modal daerah kepada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di provinsi tersebut.<br /><br />Layanan air bersih dari PDAM di Kalsel sekarang rata-rata di bawah 50 persen untuk daerah perkotaan dan 20 persen bagi daerah pedesaan, keadaan itu masih jauh dari target MDGs Tahun 2015 sebesar 80 persen.<br /><br />Oleh karena itu, dengan penambahan penyertaan modal kepada PDAM diharapkan dapat lebih memperkuat struktur permodalam perusahaan daerah yang bergerak di bidang jasa pelayanan air bersih.<br /><br />"Dengan penguatan struktur permodalan, diharapkan pula PDAM tersebut dapat meningkatkan kinerja serta cakupan pelayanan air bersih bagi kebutuhan masyarakat sebagai bagian dari upaya peningkatan derajat kesehatan," demikian Rudy Ariffin.<br /><br />Rencana penambahan penyertaan modal kepada PDAM di Kalsel itu berjumlah Rp30 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2010, untuk sembilan kabupaten/kota.<br /><br />PDAM yang bakal mendapatkan suntikan dana tersebut, PDAM Bandarmasih, milik pemerintah kota (Pemko) Banjarmasin, PDAM Intan Banjar dengan cakupan layanan Kabupaten Banjar dan Kota Banjarbaru.<br /><br />Selain itu, PDAM milik pemerintah kabupaten (Pemkab) Tapin, Hulu Sungai Selatan (HSS), Hulu Sungai Utara (HSU), Hulu Sungai Tengah (HST) Balangan dan Kabupaten Tabalong.<br /><br />Sebelumnya dalam pemandangan umum fraksi-fraksi dewan terhadap Raperda penambahan penyertaan modal daerah kepada PDAM, berharap agar badan usaha milik daerah yang bergerak di bidang jasa pelayanan air bersih lebih mengingkatkan layanan.<br /><br />Layanan air bersih dari PDAM itu diharapkan sampai ke pedesaan/daerah pinggiran, seperti dekat kawasan pertambangan, karena masyarakatnya kesulitan mendapatkan air bersih, ujar Fraksi Partai Demokrat DPRD Kalsel yang diketuai H. Ahmad Bisung.<strong> (phs/Ant)</strong></p>