Lebaran- Jalur Jungkat-Sungai Pinyuh Padat

oleh

Jalur jalan raya Jungkat-Sungai Pinyuh, Kabupaten Pontianak, Kalimantan Barat, masih dipadati pengguna sepeda motor dan mobil, pada hari liburan panjang Idul Fitri 1433 H. <p style="text-align: justify;"><br />"Jalur ini sudah ramai sejak hari pertama Lebaran kemarin, saat kami akan pergi ke rumah keluarga yang berada di Sungai Pinyuh. Saat pulang sore tadi, kondisi masih ramai, bahkan sempat terjadi kemacetan arus," kata Zakaria, warga Kota Baru, Pontianak saat melintasi jalur Jungkat-Sungai Pinyuh, Senin.<br /><br />Menurutnya, hampir setiap Lebaran jalur tersebut selalu dipadati pengguna kendaraan. Bahkan pada Lebaran tahun lalu, jalur itu macet total, karena ada perbaikan beberapa jembatan di sepanjang jalur tersebut.<br /><br />"Namun, Lebaran tahun ini, sudah agak mendingan dibanding tahun lalu. Tapi tetap saja, macet meski tidak terlalu lama," tuturnya.<br /><br />Sementara itu, Aminah, warga Jungkat yang rumahnya dekat dengan badan jalan yang menjadi aset provinsi Kalbar tersebut mengatakan, kepadatan justru sudah terjadi sejak H-1 Lebaran.<br /><br />"Satu hari sebelum Lebaran saja jalan in sudah ramai. Mungkin karena banyak warga masyarakat yang akan pulang kampung ke daerah hulu, sehingga jalan itu menjadi padat," tuturnya.<br /><br />Zubaidah mengatakan, akibat kepadatan tersebut, tepat di depan rumahnya sudah terjadi dua kali kecelakan lalu lintas selama Lebaran ini.<br /><br />"Dua-duanya adalah pengguna sepeda motor. Mereka jatuh saat akan mendahului kendaraan lainnya. Untung saja cuma luka, namun tetap saja kondisi jalan yang padat itu berbahaya," katanya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>