Legislatif Berharap Perpustakaan Bertumbuh di Pedesaan

oleh

Ketua Komisi C DPRD Sintang, Tuah Mangasih mengatakan, sangat mendukung pengembangan perpustakaan dan kearsipan di kabupaten Sintang. <p style="text-align: justify;">Tuah berharap perpustakaan juga dapat tumbuh di semua desa yang ada di kabupaten Sintang. Hal ini dimaksudkan untuk mendukung minat baca masyarakat dan  supaya masyarakat khusunya generasi muda di perdesaan lebih mudah mendapatkan referensi dan informasi pengetahuan.<br /><br />“untuk menumbuhkan minat baca di desa harus disediakan perpustakaan mini, dalam hal ini melalui dinas terkait, karang taruna di setiap desa harus diberdayakan untuk membuat perpustakaan mini, apa lagi saat ini ada bantuan buku,”kata Tuah kepada media ini, Senin (07/03).<br /><br />Tuah mengaku dirinya sangat gemar membaca, bahkan di sela-sela kesibukannya  sebagai wakil Rakyat, dirinya tetap meluangkan waktu untuk membaca da update informasi.<br /><br />“dulu saya setiap hari ke perpusatakaan daerah yang ada di Sintang, apa lagi pada saat itu tidak ada internet, dan saya sangat merasakan manfaatnya. Saat ini tidak hanya membaca buku, saya juga membaca informasi dari media online sesuai era saat ini. Dan tentunya membaca sudah menjadi budaya bagi saya hingga saat ini,”terangnya.<br /><br />Politisi PDIP ini juga mengatakan bahwa, Generasi muda tetap harus membaca buku walau saat ini sudah tersedia media internet.<br /><br />“Ya generasi muda saat ini memang dihadapkan pada media internet, informasi apapun mudah didapatkan dengan adanya internet, tapi Jangan lupa bahwa membuat karya ilmiah pasti harus ada daftar pustaka yang memang nyata, diambil dari buku,  tidak ada dibilang daftar internet atau online. Jadi  Ketersediaan perpustakaan sangat penting untuk referensi, menumbuhkan  minat baca dan minat orang untuk membuat karya tulis,”ungkapnya.  <br /><br />Wakil rakyat dapil Tempunak-Sepauk ini juga mengatkan dirinya akan membangun satu perpustakaan mini  yang mencakup beberapa desa di kecamatan tempunak.<br /><br />“di tengah-tengah dari beberapa desa itu dibangun perpustakaan mini, walalupun pada awalnya akan lebih banyak dikunjungi oleh anak-anak. awalnya perpustakaan di isi dengan buku yang ringan seperti komik, lalu buku yang berat secara bertahap,” ungkapnya.<br /><br />Dengan adanya perpustakaan mini tersebut lanjut Tuah nantinya diharapkan pemenuhan kebutuhan gemar membaca generasi muda dapat terpenuhi dan juga untuk menumbuhkan minat baca. Selain itu untuk menjauhkan generasi muda dari prilaku negatif seperti narkoba, pergaulan bebas dan prilaku negatif lainnya.<br /><br />“kita tahu tantangan hidup anak muda saat ini sangat banyak,  jadi dengan adanya perpustakaan dan meraka tertarik untuk datang membaca, maka waktu yang mereka gunakan jauh lebih bermanfaat, sehingga menambah pengetahuan dan minat baca mereka, apakah yang dibaca itu tesis maupun buku-buku referensi lainnya,”pungkasnya. (KN)</p>