Legislatif Dan Eksekutif Kotim Bahas APBD-P 2015

oleh

Tim anggaran Legislatif dan eksekutif Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah membahas APBD-P 2015 yang ditargetkan selesai pada akhir September 2015 nanti. <p style="text-align: justify;">"Pembahasan APBD-P 2015 akan berlangsung alot, sebab banyak kejanggalan dalam perencanaan anggaran. Meski demikian, pembahasan dipastikan akan selesai tepat waktu," kata Ketua DPRD Kotim, Jhon Krisli di Sampit, Senin.<br /><br />Salah satu hal yang dipertanyakan tim anggaran legislatif adalah masalah hasil evaluasi pemerintah provinsi terhadap APBD maupun APBD-P sebelumnya.<br /><br />Hasil evaluasi pemerintah provinsi tidak pernah disampaikan ke DPRD. Padahal jika mengacu pada peraturan perundang-undangan, hasil evaluasi tersebut disampaikan kembali ke DPRD.<br /><br />"Selama ini kami tidak pernah menerima laporan hasil evaluasi dari pemerintah provinsi tersebut, sehingga kami menduga ada program pembangunan yang diubah oleh eksekutif," ujarnya.<br /><br />Jhon mengaku dugaan adanya perubahan perencanaan program pembangunan yang dilakukan eksekutif tersebut baru terungkap dalam pembahasan APBD-P 2015.<br /><br />"Saya telah meminta kepada eksekutif dalam hal ini badan anggaran untuk menunjukan bukti dokumen pengembalian ke DPRD," ucapnya.<br /><br />Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kotim, Putu Sudarsana membantah dugaan adanya perubahan perencanaan program pembangunan tersebut.<br /><br />"Tidak benar jika kami melakukan perubahan, perencanaan pembangunan yang selama ini dilaksanakan merupakan hasil kesepakatan antara tim anggaran eksekutif dan legislatif. Kami selalu menyerahkan hasil evaluasi pemerintah provinsi kalteng tersebut," katanya.<br /><br />Penggunaan APBD-P 2015 rencananya akan lebih diprioritaskan untuk membiayai kegiatan yang sifatnya rutin dan penting. APBD-P 2015 tidak digunakan untuk membiayai pengerjaan fisik karena waktunya yang mepet dan dapat mempengaruhi mutu dari pekerjaan itu sendiri.<br /><br />Berdasarkan pidato bupati Kotim beberapa waktu lalu diketahui APBD-P 2015 nanti untuk pendapatan diasumsikan sebesar Rp1,403 triliun, atau naik Rp72,982 miliar (atau 5,41 persen) dari APBD murni sebesar Rp1,330 triliun.<br /><br />Belanja diasumsikan sebesar Rp1,505 triliun atau naik sebesar Rp120,527 miliar (8,68 persen) dari APBD murni Rp1,385 triliun, dan defisit diperkirakan Rp102,415 miliar atau bertambah Rp47,545 miliar dari APBD murni Rp54,870 miliar. (das/ant)</p>