Legislator Dan Kadin Setuju BBM Subsidi Dihapus

oleh

Kalangan DPRD dan angota Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Kalteng setuju dan mendukung dihapuskannya bahan bakar minyak subsidi karena dianggap tidak tepat sasaran dan kurang membantu masyarakat ekonomi rendah. <p style="text-align: justify;">"Masyarakat di Kalteng sudah terbiasa membeli BBM dengan harga nonsubsidi, jadi setuju dan tidak ada masalah subsidi dihapuskan," kata Wakil Ketua DPRD Kalteng Arief Budiatmo di Palangka Raya, Rabu.</p> <p style="text-align: justify;">Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu juga menilai penghapusan BBM bersubsidi dapat meminimalisir penyimpangan yang dilakukan oknum tertentu dengan memanfaatkaannya untuk memperkaya diri sendiri. Bahkan dihapuskannya BBM subsidi dapat membuat masyarakat berhemat serta berpikir untuk menggunakan kendaraan pribadi.</p> <p style="text-align: justify;">Namun, ia menyarankan agar dana dari penghapusan tersebut dialihkan untuk memberi subsidi pendidikan, kesehatan, penyediaan alat transportasi massal, pupuk bagi pertanian dan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat kecil.</p> <p style="text-align: justify;">"Kalau itu dilakukan justru lebih efektif dan benar-benar membantu masyarakat," kata Wakil Ketua DPRD Kalteng itu seraya menambahkan bahwa BBM subsidi selama ini lebih dinikmati masyarakat yang memiliki banyak harta.</p> <p style="text-align: justify;">Sementara itu, Ketua Kadin Kalteng Tugiyo mengatakan bahwa penghapusan BBM subsidi tidak akan membebani pengusaha. Sebab selama ini pengusaha telah menggunakan BBM nonsubsidi menjalankan usahanya.</p> <p style="text-align: justify;">Bahkan dirinya mengungkapkan dari hasil pertemuan Kadin seluruh Indonesia penghapusan BBM subsidi tersebut telah disepakati dan didukung demi kebaikan dan kemajuan Indonesia khususnya keberpihakan terhadap masyarakat berperekonomian rendah.</p> <p style="text-align: justify;">"Tapi pemerintah harus mengalihkan dana penghapusan subsidi tersebut ke sektor lain. Pupuk disubsidi sepertinya akan sangat membantu dan meringankan beban petani. Kalau itu dilakukan lebih tepat sasaran subsidinya," demikian kata Tugiyo. <strong>(phs/Ant)</strong></p> <p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>