Legislator Dukung Palangka Raya Terapkan PSB "Online"

oleh

Kalangan anggota DPRD Kota Palangka Raya, mengatakan sangat mendukung niat pemerintah kota dalam menerapkan Penerimaan Siswa Baru (PSB) tahun ajaran 2015/2016 secara "online" di sejumlah sekolah yang ada di daerah itu. <p style="text-align: justify;">"Kami mendukung apabila pemerintah kota (Pemkot) Palangka Raya menerapkan sistem PSB tersebut secara ‘online’, namun semuanya itu perlu di kaji kembali. Apakah nantinya bisa berjalan dengan maksimal atau tidak," kata anggota Komisi C DPRD, Rusdiansyah, Jumat.<br /><br />Ia mengatakan, sebelum menerapkan sistem PSB online khususnya di "Kota Cantik" Palangka Raya, pihaknya akan memahami terlebih dahulu baik dari sisi standar kualitas penggunaannya hingga uji kelayakan sistem tersebut.<br /><br />"Kalau tidak ada halangan, kami dari anggota Komisi C DPRD Palangka Raya akan melakukan kunjungan kerja di salah satu daerah yang mana sudah menerapkan sistem PSB ‘online’ sebagai perbandingan," katanya.<br /><br />Dengan demikian, penerapan PSB online bisa benar-benar diterapkan secara jujur dan adil tanpa adanya permainan dan indikasi kecurangan dari sejumlah oknum sekolah yang tidak bertanggungjawab.<br /><br />"Kami hanya berharap apabila PSB online nantinya bisa diterapkan di Kota Palangka Raya, pihak sekolah maupun dinas pendidikan lebih terbuka saat PSB online berlangsung," kata politisi PKB itu.<br /><br />Dia menjelaskan, dengan adanya penerapan PSB "online" ini, diharapkan bisa benar-benar mencari sekaligus menyaring bibit-bibit tenaga pendidik yang berkualitas dan terbukti kemampuannya untuk masuk disalah satu sekolah unggulan.<br /><br />Kepala Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) provinsi Kalimantan Tengah, Krisnayadi Toendan, sebelumnya mengatakan, penerapan sistem PSB secara "online" ini bisa mencegah kecurangan yang bisa saja terjadi di sejumlah sekolah yang ada di daerah itu.<br /><br />"Kami ingin dalam penerapan PSB online nanti bisa benar-benar lebih memacu penggunaan IT sejak dini, menjadi lebih transparan, akuntabel, akomodatif dan mengurangi kecurangan-kecurangan yang bisa saja terjadi," ucapnya.<br /><br />Menurut dia, penjaringan PSB dengan menggunakan sistem "online" terbaru nanti bisa menjaring siswa-siswi unggulan secara objektif dari kecurangan-kecurangan dalam penerimaan peserta didik di setiap sekolah-sekolah yang ada.<br /><br />Selain itu dalam penggunaan PSB "online" nanti, tidak susah bagi siswa yang belum mengerti IT. Sebab program tersebut sudah disesuaikan dengan tingkatan perkembangan usia anak baik dari tingkat SD maupun SLTP, sehingga mudah dimengerti dan dipahami bagi kalangan anak secara umumnya. (das/ant)</p>