Legislator Dukung Siswa Diliburkan Akibat Kabut Asap

oleh

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya mendukung penuh keputusan Dinas Pendidikan Kota setempat yang meliburkan siswa karena akibat kebakaran hutan dan lahan kabut asap yang semakin menebal. <p style="text-align: justify;"> "Saya sangat setuju, jika untuk sementara siswa dan siswi diliburkan. Mengingat kabut asap sangat tebal, mengizikan siswa belajar di rumah adalah keputusan yang tepat," kata Sekretaris Komisi B DPRD Kota, Alfian Batnakanti di Palangka Raya, Jumat.<br /><br />Menurut dia, meliburkan sekolah adalah langkah tepat guna mengantisipasi dampak buruk kabut asap terhadap para peserta didik.<br /><br />"Terlebih untuk siswa Taman Kanak-kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD), dimana daya tahan tubuh mereka terhadap penyakit belum terlalu kuat. Maka akan lebih baik jika untuk sementara belajar di rumah masing-masing," kata dia.<br /><br />Selanjutnya, politisi Gerindra itu juga berharap untuk sementara kegiatan mahasiswa serta karyawan badan usaha milik daerah (BUMD) juga diliburkan.<br /><br />"Perguruan tinggi negeri dan swasta, kemudian pegawai BUMD serta pegawai swasta, untuk diliburkan sementara terkait kondisi cuaca yang saat ini terus memburuk," katanya.<br /><br />Sementara itu, Wali Kota Palangka Raya, Riban Satia terkait liburnya karyawan BUMD dan pegawai pemerintahan mengatakan terlebih dahulu akan melakukan kajian mendalam.<br /><br />"Kita akan melakukan kajian mendalam sebelum meliburkan sementara karyawan BUMD dan pemerintah karena semua terkait dengan pelayanan publik. Jika libur secara otomatis pelayanan masyarakat akan terganggu," kata dia.<br /><br />Namun,lanjut Riban, pada prinsipnya jika Indeks Standar Kualitas Udara (ISPU) memasuki level berbahaya atau lebih dari angka 300 kita, pihaknya akan melakukan tindakan yang diperlukan. (das/ant)</p>