Legislator: Hari Pahlawan Momentum Perjuangkan Otsus Kaltim

oleh
oleh

Ketua DPRD Kalimantan Timur M Syahrun memaknai Hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November sebagai momentum penting yang diwujudkan salah satunya dengan memperjuangkan otonomi khusus (otsus) bagi Kaltim. <p style="text-align: justify;">"Ini bukan kali pertama Kaltim berupaya memperjuangkan hak-hak rakyat Kaltim soal keadilan oleh pemerintah pusat. Komunikasi dengan Pansus Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah (HKPD) bersama Anggota DPRD Kaltim periode lalu dan Pemprov Kaltim juga sudah kami lakukan," katanya di Samarinda, Senin.<br /><br />Usai menggelar pertemuan dengan Perwakilan DPD RI Bambang Susilo dan Wakil Gubernur Kaltim, ia meminta perwakilan DPD asal Kaltim tersebut turut mendukung, membawa dan mengiring upaya pembentukkan Daerah Otsus bagi Kaltim.<br /><br />Menurut dia sebagai daerah dengan penyumbang devisa bagi negara dari hasil pengelolaan sumber daya alamnya, tidak seimbang dengan dana bagi hasil yang didapat oleh Kaltim.<br /><br />"Sementara dampak sosial yang diterima Kaltim pun tidak masuk dalam perhitungan dana bagi hasil. Otsus adalah jawaban dari jalan keluar agar Kaltim mendapat keadilan dan ini merupakan aspirasi rakyat," katanya.<br /><br />Ia menegaskan tanpa pembentukkan otsus, Kaltim akan kesulitan dalam pembangunan mengejar ketertinggalan dengan daerah lain.<br /><br />"Mudah-mudahan bisa disepakati dan mendapat dukungan semua pihak, sehingga kita bisa mewujudkan pembangunan yang lebih baik," katanya.<br /><br />Jika perlu, kata Syahrun, Kaltim harus membangun posko di Jakarta hingga perjuangan membentuk otsus berhasil.<br /><br />Syahrun menyatakan dirinya tidak ingin kekecewaan rakyat Kaltim karena ketidakadilan berlangsung terus menerus.<br /><br />"Harus ada gerakan masif untuk memperjuangkannya, Kaltim tidak boleh diam atas ketidakadilan yang sudah berlangsung lama ini," katanya. (das/ant)</p>