Legislator Siap Kontrol Pelayanan RSUD Sintag

oleh
oleh

Angota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, K Daniel Banai, mengaku kecewa dengan pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah Sintang Ade M Djoen. <p style="text-align: justify;">Kekecewannya lantaran mertuanya yang masuk rumah sakit terkesan di abaikan oleh petugas setempat.<br /><br />“Mertua saya masuk rumah sakit di rawat di kelas dua, namun tidak mendapatkan pelayanan yang optimal, bayangkan alas kasur pasien dua hari tidak di ganti dengan alasan hari Sabtu dan Minggu libur”, terang mantan Mantri di daerah Tempunak ini pada media ini, Senin (26/01/2015).<br /><br />Lebih lanjut di katakan Daniel, alasan hari libur itu tidak masuk akal, namanya pelayanan terhadap pasien, tidak kenal istilah hari libur, kalau ada hari libur bagai mana dengan pasien yang pada saat itu membutuhkan pertolongan, apakan kita harus bilang, maaf ya pak, bu sakitnya di tunda hari Senin saja, karena petugasnya baru masuk, apakah kita ngomong seperti itu, tanya Daniel dengan nada kesal. <br /><br />Dirinya selaku keluarga pasien sangat kecewa, semoga kejadian ini tidak dialami oleh pasien yang lainnya.<br /><br />Sebagai anggota Komisi III DPRD Sintang yang membindangi kesehatan, saya bersama rekan-rekan Komisi III siap mengontrol terhadap pelayanan di RSUD Sintang ini.<br /><br />“Percuma saja kalau tipe RSUD Sintang ini naik, kalau pelayanan masih minim, karena RSUD ini merupakan RSUD Rujukan dari Kabupaten tetangga seperti, Melawi, Putussibau, dan Sekadau”,  ungkap Daniel. (kn)</p>