Lima Tahanan Polres Kutim Kabur Dari Sel

oleh

Lima orang tahanan Polres Kutai Timur, Kalimantan Timur, melarikan diri dari sel dengan cara menjebol besi tahanan Polsek Sangata Utara, Selasa, sekitar pukul 06.00 Wita. <p style="text-align: justify;"><br />"Mereka berada dalam satu sel dan melarikan diri setelah ruang tahanan yang dipagar besi dibengkokan?kata Kapolres Kutai Timur, AKBP Prasojo Wibowo, Selasa Saat dikonfirmasi, sejumlah wartawan, di ruang kerjanya, terkait kaburnya lima tahanan dari sel, Kapolres AKBP Prasojo Wibowo mengatakan, larinya tahanan tersebut baru diketahuii setelah serah terima piket anggota, pukul 07.00 Wita "Setelah berhasil lari dari sel tahanan, salah satu tahanan yang mantan sopir menuju rumah rekannya di Jalan Pangeran Diponegoro Sangata, untuk mengambil 1 unit mobil Avanza kemudian kabur lagi," katanya.<br /><br />Namun, mobil yang digunakan untuk melarikan diri itu kemudian tinggalkan di kawasan Taman Nasional Kutai Timur, sekitar 30 kilometer dari Kota Sangata, tepatnya di Teluk Kaba Kecamatan Teluk Pandan.<br /><br />Mobil sudah diamankan, tetapi para tersangka sampai sekarang belum berhasil ditangkap "Puluhan anggota Polres dan Polsek sudah kita kerahkan untuk mengejar dan menangkap mereka, untuk dikembalikan ke tahanan Polsek Sangata Utara," kata Prasojo Wibowo Menurut Kapolres AKBP Prasojo Wibowo, kelima tahanan yang melarikan diri itu, merupakan tahanan yang melakukan berbagai kejahatan dan pelanggaran, seperti penipuan, penganiayaan, penggelapan dan narkoba Dikatakan Kapolres, kaburnya lima orang tahanan merupakan kalalaian anggotanya yang bertugas mengawasi para tahanan.<br /><br />"Jelas ini merupakan kelalaian anggota kami, yang tidak profesional menjalankan tugasnya," katanya.<br /><br />Ditanya apakah akan dikenakan sanksi, Kapolres mengatakan, jelas, akan diberikan sanksi dan hukuman sesuai ketentuan, namun bentuknya akan dievaluasi, sejauhmana kelalaian lima anggota saat bertugas "Kok bisa lolos, apakah mereka tidur atau meninggalkan tempat tugasnya sebelum waktunya. Mereka akan mendapat hukuman sesuai dengan ketentuan. Sebab empat orang penjaga tahanan saat itu sedang diperiksa karena lalai, saat ini masih diperiksa," katanya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>