Lima Tahanan Polsekta Samarinda Utara Melarikan Diri

oleh

Lima tahanan Kepolisian Sektor Kota Samarinda Utara, Provinsi Kalimantan Timur, melarikan diri setelah menjebol plafon sel tahanan. <p style="text-align: justify;"><br />"Kelima tahanan tersebut diperkirakan kabur tadi subuh sekitar pukul 04. 00 WITA dan baru diketahui petugas jaga sekitar pukul 05. 00 WITA," ungkap Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Kaltim, Komisaris Besar Fajar Setiawan, dihubungi dari Samarinda, Kamis petang.<br /><br />Lima tahanan Polsekta Samarinda Utara yang kabur yakni, Rustam alias Bolong warga Jalan Untung Suropati RT 31, Karang Asam, Kecamatan Sungai Kunjang, Alim Saputra warga Jalan Batuah Gang 6 RT 16, Karang Asam, Kecamatan Sungai Kunjang, Saripudin alias Boncel warga Jalan Handil 3 RT 3, Marang Kayu, Kota Bontang dan Ramadani warga Jalan Gerilya Gang Sepakat, Samarinda Utara, keempatnya merupakan tersangka kasus pencurian serta Edi Yudistira warga Perumahan Tepian RT 48, Samarinda Utara, tersangka kasus penggelapan.<br /><br />Dari lima tahanan yang berhasil melarikan diri tersebut, dua diantaranya yakni Ramadani serta Edi Yudistira berhasil diringkus kembali Kamis pagi sekitar pukul 08. 00 WITA, di Jalan Gelatik.<br /><br />"Dua tahanan yang berhhasil kabur itu berhasil ditangkap kembali pada Kamis pagi, sementara tiga lainnya yang merupakan tersangka kasus pencurian saat ini masih dalam pengejaran," kata Fajar Setiawan.<br /><br />Polresta Samarinda lanjut Fajar Setiawan telah membentuk tim untuk memburu ketiga tahanan yang melarikan diri tersebut.<br /><br />"Saat ini, tim dari Polresta Samarinda masih melakukan pencarian terhadap ketiga tahanan yang kabur tersebut," ujar Fajar Setiawan.<br /><br />Dari pantauan di Polsekta Samarinda Utara sejak Kamis siang, selain menangkap dua dari lima tahanan kabur tersebut, polisi juga mengamankan tiga orang, termasuk orang tua Rustam yang kepergok membawa motor dan dua buah helm saat berada di lokasi pengepungan yang diduga tempat persembunyian anaknya bersama dua rekannya.<br /><br />Polisi juga mengamankan dua orang lainnya, salah satunya, Winda, istri salah satu tersangka yang melarikan diri.<br /><br />"Dia (Winda) sempat berupaya kabur saat akan diamankan. Istri salah satu tahanan yang kabur tersebut diduga ikut membantu dengan membawa gergaji saat membesuk suaminya kemarin (Rabu). Mereka kabur setelah menjebol plafon sel tahanan," kata salah seorang personel Polsekta Samarinda Utara. <strong>(das/ant)</strong></p>