Home / Tak Berkategori

LINGKUNGAN-Logam Berat Cemari Enam Sungai Banjarmasin

- Jurnalis

Kamis, 1 Maret 2012 - 11:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Enam alur sungai yang membelah Kota Banjarmasin di ibukota provinsi Kalimantan Selatan yang selama ini menjadi sumber air baku bagi warga setempat, dinyatakan mengalami pencemaran jenis logam berat, demikian laporan Badan Lingkungan Hidup setempat hari Kamis. <p style="text-align: justify;">Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLHD) Kota Banjarmasin, Drs Hamdi kepada pers di Banjarmasin, menyebut keenam sungai tersebut masing-masing Sungai Basirih, Sungai Mantuil, Sungai Mulawarman, Sungai Barito, Sungai Pelambuan, dan Sungai Alalak.<br /><br />“Berdasarkan hasil penelitian kami, sungai-sungai tersebut mengalami tercemar besi, COD, BOD yang dapat mengganggu sistem pencemaran manusia bila dikonsumsi langsung, atau jika ikan yang dimabil dari sungai tersebut untuk kemudian dikonsumsi,”ujar Hamdi.<br /><br />Dikatakannya, aliran sungai yang tercemar tersebut berasal dari aliran sungai Martapura dan Barito.<br /><br />Bahkan dari pencemaran tersebut, kandungan BOD dan COD tertinggi terjadi pada sungai di kawasan Mulawarman yang sudah menunjukkan diatas ambang batas.<br /><br />“Untuk sungai yang berada di kawasan Mulawarman, tingkat pencemaran tertinggi bahkan saat ini sudah menunjukkan 27 mg/liter di atas ambang batasnya yang seharusnya hanya 10 mg/liter,”terangnya.<br /><br />Menurut hamdi lagi, pencemaran air sungai ini disebabkan berbagai faktor, seperti limbah industri, serta deterjen yang dibuang ke sungai.<br /><br />Untuk aliran sungai seperti Martapura dan Barito sebelumnya memang telah tercemar besi berat karena kegiatan tambang emas di hulu sungai.<br /><br />Untuk ini, pihaknya pun segera melakukan ekpose terkait hasil pemeriksaan kualitas air sungai tersebut kepada semua instansi, hotel, restoran yang menjadi penyebab pencemaran ini. mereka diminta untuk mengurangi pembuatan limbah sungai tersebut.<br /><br />Saat ini pihaknya akan melakukan pemeriksaan lagi terhadap kualitas air pada 10 sungai, dalam uji sampel ini pihaknya akan menambahkan parameter pengukuran lagi yakni air raksa, krom, mangan dan seng.<br /><br />“untuk hasil penelitian ini akan diekspose pada maret mendatang,”terangnya.<strong> (phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

BBM Langka, Harga Eceran Tembus Rp30 Ribu per Liter — Warga Panik, DPRD Soroti Dugaan Permainan Distribusi
Pemkab Malinau Gelar Ibadah Syukur Tahun Baru 2026, Bupati Ajak Perkuat Persatuan dan Pelayanan
30 Lansia di Tarakan Diwisuda, Wawali Ibnu Saud: Tua Hanyalah Angka
Peringatan Bulan K3 Nasional, Wagub Tegaskan Pentingnya Keselamatan Kerja
Komisi III DPRD Melawi Desak Investigasi Perusahaan Sawit Nakal, Lahan Warga di HGU Harus Dikeluarkan
Bupati Shalahuddin Pimpin Apel Pagi di Dinas PERKIMTAN, Tekankan Peningkatan Kinerja 2026
Pastikan Pelayanan dan Distribusi Air Lancar, Komisi III DPRD Melawi Kunjungi PDAM Tirta Melawi
Wabup Sintang Dorong Pembangunan TPS Baru di Jerora Satu

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 10:30 WIB

BBM Langka, Harga Eceran Tembus Rp30 Ribu per Liter — Warga Panik, DPRD Soroti Dugaan Permainan Distribusi

Kamis, 12 Februari 2026 - 21:14 WIB

Pemkab Malinau Gelar Ibadah Syukur Tahun Baru 2026, Bupati Ajak Perkuat Persatuan dan Pelayanan

Kamis, 12 Februari 2026 - 21:09 WIB

30 Lansia di Tarakan Diwisuda, Wawali Ibnu Saud: Tua Hanyalah Angka

Kamis, 12 Februari 2026 - 20:09 WIB

Peringatan Bulan K3 Nasional, Wagub Tegaskan Pentingnya Keselamatan Kerja

Kamis, 12 Februari 2026 - 19:25 WIB

Komisi III DPRD Melawi Desak Investigasi Perusahaan Sawit Nakal, Lahan Warga di HGU Harus Dikeluarkan

Berita Terbaru