Listrik Byarpet, Komisi C DPRD Sintang Gelar Rapat Kerja Dengan Pihak Manajemen PLN dan PLTD

oleh
oleh

Komisi C DPRD Kabupaten Sintang telah melaksanakan rapat kerja dengan pihak PLN Rayon Sintang dan PLTD Teluk Menyurai di Ruang Rapat Komisi C DPRD Sintang, Jum’at (11/11/2016) lalu. <p style="text-align: justify;">Rapat kerja ini menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait seringnya listrik byarpet di Kabupaten Sintang beberapa bulan terakhir.<br /><br />“Ya kami sengaja mengundang, pihak  PLN Rayon Sintang dan PLTD Teluk Menyurai,serta pihak terkait lainnya seperti bagian Umum setda dan Dinas kebersihan,pertamanan dan pemadam kebakaran Kabupaten Sintang. Dalam rapat kerja kami menanyakan kenapa pelayanan PLN sering dikeluhkan oleh konsumen,” kata Ketua Komisi C DPRD Sintang Tuah Mangasih didampingi anggotanya Welbertus saat dijumpai beberapa awak media pada, Minggu (13/11/2016) kemarin.<br /><br />Dalam rapat tersebut, kata Tuah Mangasih,  pihak PLN sudah mempresentasikan kendala listrik di Kabupaten Sintang yang kerap byarpet.<br /><br />“Menurut pihak PLN, sering padamnya lampu di wilayah Kabupaten Sintang  dikarenakan kekurangan daya yang cukup banyak,” ujar Tuah Mangasih<br /><br />“Selain itu, padamnya lisrik juga dipengaruhi faktor alam, listrik akan padam secara otomatis apabila ada angin kencang dan hujan lebat. Listrik padam secara otomatis itu merupakan salah satu bentuk pengamanan dari mereka, ” tambahnya.<br /><br />Kemudian lanjut Tuah, pihak PLN juga menyampaikan  banyaknya pohon milik masyarakat yang mengganggu jalur kabel litrik namun tidak ingin  ditebang. Padahal ketika ada pohon tumbang yang mengenai jaringan listrik akan berpotensi  mengakibatkan terjadinya konsleting dan berujung pada kerusakan mesin.<br /><br />“saat ini PLTD Teluk Menyurai memiliki 10 mesin dan hanya 8 yang bisa dioperasikan,  2 unit  mengalami kerusakan. Rusaknya mesin ini mengakibatkan defisit daya yang cukup banyak,” terangnya.<br /><br />Kendati demikian, lanjut Politis PDI Pejuangan ini pihaknya tetap menuntut pihak PLN supaya meningkatkan kinerjanya dan mengatasi peyebab kondisi listrik yang kerap byarpet.<br /><br />“pasti ada solusi, kepala listrik sering padam dan jangan dibiarkan berlarut-larut,” ujanya.<br /><br />Dikatakan Tuah, Pihak PLN Sintang tengah memperbaiki satu unit mesin yang rusak. Selain itu pihak PLN rayon Sintang sedang mengusahakan merelokasi mesin dari Sambas sebesar 2 MW yang akan diusahakan nyala pada bulan Desember tahun ini.<br /><br />“kita harapkan beroperasinya mesin ini dapat meminimalisir kekurangan daya sampai PLTU bisa dioperasikan,” ujar Tuah Mangasih.<br /><br />Wakil Rakyat Sintang ini menyayangkan PLTU Sintang belum dimungkinkan beroperasi pada tahun ini sesuai yang ditargetkan. Pihaknya juga akan memanggil pihak PLTU untuk menanyakan kendala dan mendorong PLTU dapat beroperasi secepatnya.<br /><br />“apabila PLTU ini beroperasi, kita tidak lagi mengalami kekurangan daya,” pungkasnya.<br /><br />Sementara Anggota DPRD Sintang Komisi C Welbertus  meminta pihak PLN  menunda penyambungan listik baru, apalagi dengan daya besar.<br /><br />“kita masih mengalami kekurangan daya listrik,” ungkapnya.<br /><br />Politisi PDI Perjuangan  ini juga meminta  PLN kedepanya lebih mengutamakan penyambungan baru untuk  pelanggan Rumah Tangga yang sangat membutuhkan khususnya di daerah pedalaman,” sudah 71 tahun Indonesia merdeka tapi  masih banyak Desa dan Dusun yang belum ada jaringan listrik PLN,”pungkasnya. (Tim)</p>