Aktifitas di Sekretariat DPRD Sintang tergangu, menyusul terjadinya ledakan Listrik di box otomatis. <p style="text-align: justify;">Ledakan box Otomatis tersebut terjadi pada hari Rabu (01/05/2013) malam dan sempat mengeluarkan api namun tidak berakibat fatal, ungkap Humas DPRD Sintang, Syamsul.<br /><br />Masih menurut Syamsul, akibat dari ledakan listrik di box otomatis tersebut, pada hari ini (Kamis-red) membuat pekerjaan jadi terganggu, bahkan hingga pukul 09.00 wib tadi pagi aliran listrik di sekretariat DPRD belum dapat dinyalakan.<br /><br />Sementara itu Sekretaris Dewan (Sekwan) Abdul syufriadi saat di konfirmasi mengatakan, sudah sepekan ini listrik sering mati dan dirasakan sangat mengganggu sekali kegiatan kita di DPRD.<br /><br />"Baik kegiatan Rutin kita maupun kegiatan lain ke depan, apalagi tanggal 6 Mei ini kita mau paripurna. Kalau listriknya tak genah kita khawatir akan mengganggu rapat paripurna,"ungkap Sekwan.<br /><br />Pihaknya sudah meminta PLN untuk mengatasi hal tersebut, sebab aktifitas di Sekretariat DPRD yang semuanya menggunakan komputer, secara otomatis pekerjaan terganggu.<br />Selain itu, tak hanya gangguan dari sisi pekerjaan akan tetapi peralatan elektronik dan perangkat kita juga cepat rusak, terangnya.<br /><br /> Mengenai insiden ledakan listrik yang menimbulkan api, menurutnya kemungkinan di bagian terafo ada yang terbakar, yang disebabkan listrik hidup mati sehingga tegangannya tinggi dan kita khawatir akan terjadi kebakaran.<br /><br />"Saya sudah laporkan juga kepada ketua DPRD, bila perlu kita panggil saja kepala PLN itu, sebab tak hanya dewan yang akan terganggu akan tetapi masyarakat juga pasti terganggu," kata Abdul.<strong> (das/Th)</strong></p>


















