Longsor Di Desa Teluk Aur Ancam Puluhan Rumah Warga

oleh
oleh

Longsor yang terjadi di Desa Teluk Aur Kecamatan Bunut Hilir mengancam sedikitnya 48 rumah warga setempat yang dihuni sekitar 47 Kepala Keluarga. <p style="text-align: justify;">Longsor tersebut terjadi sekitar tanggal 7 Juli 2012, yang kemudian disusul longsor pada tanggal 9 dan 11 Juli 2012. dengan kejadian bencana alam ini masyarakat merasa resah. Dari data yang diperoleh longsor terjadi disepanjang pantai Desa Teluk Aur sekitar 500 meter, dan lebar longsor itu sendiri sekitar 50 meter dari bibir pantai.<br /><br />Tidak hanya rumah warga yang terancam bahkan, fasilitas pendidikan seperti Gedung TK saat ini sudah tidak difungsikan lagi, akibatnya murid-muridnya terpaksa diungsikan di SDN 06 Teluk Aur, sementara Gedung SD dan SMP kondisinya saat ini memprihatinkan.<br /><br />Camat Bunut HilirRustam Usman, mengaku merasa prihatin atas musibah alam yang menimpah masyarakatnya, diatas tanah rumah warga sudah banyak yang retak-retak, Rustam menjelaskan Desa Teluk Aur memiliki 3 Dusun  dengan total jumlah 320 Kepala Keluarga (KK). Sebenarnya kata Rustam ada alternatif apakah mereka direlokasi ke daerah Danau, namun jarak Danau tersebut ke sungai Kapuas 1,5 Km, masalahnya menurut Rustam tidak semua masyarakat mau pindah dengan alasan takut kehilangan mata pencaharian dan rata-rata merea tidak memiliki lahan untuk buat rumah.</p> <p style="text-align: justify;"><img src="../../data/foto/imagebank/20120731225817_61843B6.JPG" alt="" width="600" height="399" /><br /><br />“Saya kadang sedih melihat kondisi yang dialamai masyarakat Saya ini, mudah-mudahan ada solus lain,” ujarnya.<br /><br />Sedangkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)  Kabaupaten Kapuas Hulu Gunawan, pada Senin (30/07/2012) meninjau langsung kondisi di Desa Teluk Aur tersebut, menurut peninjauannya bahwa potensi yang rawan longsor sepajang 500 meter, sedangkan sekitar 47-48 rumah warga yang berada dipesisir pantai Desa Teluk Aur saat ini terancam terkena longsor.<br /><br />“Sebelumnya Kita sudah dapatkan informasi dari masyarakat, setelah Kami lakukan peninjauan langsung ternyata kondisi longsor tersebut memang sangat parah, bayangkan saja puluhan rumah Teluk Aur sudah terancam,” ucapnya.<br /><br />Menanggapi persoalan tersebut, Gunawan mengatakan bahwa dirinya sudah menghadap Bupati Kapuas Hulu, dalam pertemuan tersebut sebanyak 47 Kepala keluarga rencananya akan di relokasi, namun tentunya lokasi dan penempatan tergantung masyarakat maunya dimana. <br /><br />“Kita akan turun kepalanga lagi membahas apa yang disampaikan oleh pak Bupati akan kita sampaikan kemasyarakat dan camat setempat,” jelasnya.<br /><br />Sementara itu, ketika dikonfirmasi diruang kerjanya, Selasa (31/07/2012) Abang Muhammad Nasir, SH selaku Bupati Kabupaten Kapuas Hulu mengatakan bahwa Desa Teluk Aur tersebut merupakan daerah Teluk yang memiliki potensi longsor, menurut Nasir Desa tersebut tidak bisa dipertahankan, mau tidak mau harus dipindahkan, namun hal tersebut menurut Nasir membutuhan proses, sebab dirinya akan meninjau langsung kondisi yang terjadi dilapangan. <br /><br />“Saya akan tinjau langsung ke Desa Teluk Aur, memang daerah Teluk Aur itu daerah Teluk sangat rawan dengan bencana alam seperti longsor,” pungkasnya. <strong>(phs) </strong></p>