LPK: Kursus Berperan Siapkan SDM Berkualitas

oleh

Lembaga pendidikan dan kursus memiliki peran sangat penting dalam menyiapkan tenaga kerja atau SDM yang berkualitas melalui pendidikan keterampilan yang diberikan. <p style="text-align: justify;">Ketua Dewan Pengurus Cabang Himpunan Penyelenggara Pelatihan dan Kursus Indonesia Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan Fathurrahman, di Barabai Rabu, menyatakan LPK juga berperan membantu upaya pemerintah menekan laju tingkat pengangguran.<br /><br />"LPK terbukti mampu menghasilkan lulusan yang kualitasnya tidak kalah pada tingkat keterampilan dengan lembaga pendidikan formal hingga siap bersaing," ujarnya.<br /><br />Di kabupaten setempat saat ini tercatat jumlah LPK sebanyak 45 buah dan merupakan yang terbanyak untuk tingkat kabupaten se-Kalsel.<br /><br />Seiring dengan tingkat kebutuhan dan pertumbuhan penduduk yang semakin pesat ujarnya, lembaga-lembaga pendidikan kursus yang ada diharapkan dapat memperbaiki kinerja mereka.<br /><br />"Perbaikan kinerja tersebut meliputi peningkatan kualitas dan keterampilan pengajar, materi kursus, administrasi serta fasilitas dan sarana penunjang lainnya," katanya.<br /><br />Untuk itulah, dihimbau kepada para pengelola LPK yang ada di kabupaten setempat agar dapat bergabung di Himpunan Penyelenggara Pelatihan dan Kursus Indonesia (HIPKI) sehingga akan menambah wawasan dan pengetahuan.<br /><br />Dari total 45 buah LPK yang ada di kabupaten setempat, baru 31 buah yang bergabung dan berada di bawah naungan HIPKI.<br /><br />Ia menambahkan, melalui HIPKI banyak manfaat yang akan dirasakan seperti terbukanya akses informasi tentang program bantuan, bertukar pikiran dan pengalaman dengan sesama anggota dalam upaya pengembangan lembaga masing-masing.<br /><br />"Melalui HIPKI kita mengupayakan pengembangan dan perluasan jaringan anggotanya baik dengan pihak pemerintah, Badan Usaha Milik Negara dan Badan Usaha Milik Daerah serta swasta," tambahnya.<br /><br />Melalui kemitraan yang terjalin antara LPK dengan pemerintah, BUMN dan BUMD maupun swasta, diharapkan kedepannya dalam dilaksanakan program pendidikan dan kursus secara gratis.<br /><br />Bila hal tersebut dapat terwujud katanya, tentu akan dapat membantu lebih banyak lagi para tenaga kerja dalam menyiapkan diri menghadapi persaingan.<br /><br />"Selama ini banyak akses bantuan program yang tidak diketahui seperti dana blockgrant atau CSR karena minimnya informasi yang diperoleh para pengelola LPK," demikian Fathurrahman. <strong>(phs/Ant)</strong></p>