Kondisi infrastruktur Pendidikan di Kabupaten Sintang memang masih sangat memprihatinkan di wilayah Kecamatan banyak Sekolah Dasar (SD) yang hanya memiliki dua sampai tiga lokal saja. <p style="text-align: justify;">Seusai melaksanakan Peringatan hari pendidikan Nasional di Lapangan Makodim 1205 Sintang Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sintang Lukman Riberu mengakui selain keterbatasan tenaga guru, banyak sekolah di daerah yang masih kekurangan lokal belajar, bahkan ada SD Negri yang hanya memilki dua lokal belajar sehingga siswa harus di gabung.<br /><br />Pemerintah telah berupaya meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia namun ternyata mutu pendidikan di Jakarta tidak dapat di sama ratakan dengan di daerah terpencil karena kondisinya jelas berbeda.<br /><br />“Kondisi seperti ini masih jadi masalah untuk kita di daerah, mutu pendidikan tidak dapat disama ratakan, kebijakan Ujian Nasional juga terkesan berlebihan dan tidak mempercayai para guru yang sudah mendidik bertahun tahun, ketika ujian pengawasan sangat ketat mulai dari distribusi soal hingga penjagaan soal,anak anak sudah strss sebelum soal diujikan,” Kata Lukaman Riberu, Kamis (02/05/2013).<br /> <br />Sementara dari Reses Anggota DPRD Sintang ke Desa Sungai Labi Dusun Hulu Mera Kecamatan Kelam Permai mendapatkan keluhan masyarakat setempat yang meminta pemerintah mengalokasikan anggaran untuk penambahan lokal Sekolah Dasar yang hingga saat ini baru ada dua lokal saja sehingga banyak anak anak yang sudah berusia 8 hingga 9 tahun yang belum bersekolah.<br /><br />Anggota DPRD Sintang Toni, S.Sos. M.Si menyatakan prihatin menyaksikan kondisi riil di lapangan, Sekolah dasar di Dusun Hulu Mera ini memang layak menambah lokal sebab banyak anak anak yang tidak dapat bersekolah akibat kekurangan lokal.<br /><br />Sekolah Dasar nomor 6 Hulu Mera ini layak mendapatkan penambahan lokal, Menurut Toni pihaknya akan segera menganggarkan penambahan satu lokal untuk Sekolah pada tahun ini.<br /><br />“Kita akan upayakan untuk menambah minimal satu lokal untuk sekolah ini sebab sekolah ini selain untuk kegiatan belajar mengajar juga di gunakan untuk sembahyang,” kata Toni.<br /><br />Menyinggung keterbatasan tenaga guru Toni menyarankan pengangkatan pegawai kontrak guru harus dari daerah tersebut sehingga tidak ada alasan guru yang mangkir dari tugasnya, dan memilki tanggung jawab terhadap keberlangsungan kegiatan belajar mengajar.<br /><br />Dalam kegiatan reses tersebut secara spontan Toni, S.Sos. M.si juga menyalurkan 50 sak semen ke wilayah tersebut agar dapat merehab lokal yang rusak.<br /><br />“Untuk penambahan lokal akan di upayakan di realisasikan pada tahun ini.” janji Toni. <strong>(das/Th)</strong></p>

















