Infrastruktur pendidikan dan tenaga pendidik masih menjadi masalah utama yang dihadapi dunia pendidikan di Kabupaten Sintang. <p style="text-align: justify;">Di sela sela persiapan rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sintang Lukman Riberu, mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih mengalami kekurangan guru dengan jumlah yang cukup banyak.<br /><br />Tahun ini saja Kabupaten Sintang akan membuka enam sekolah baru, sekolah terpadu SMK dan SMA Negri II Sepauk, Konsekuensinya akan menambah jumlah guru yang diperlukan. <br /><br />Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Sintang akan segera membuka formasi guru kontrak agar dapat mengurangi kesenjangan tenaga pendidik di daerah ini, sebab untuk mengadakan PNS masih ada moratorium dari pemerintah pusat.<br /><br />“Kita Masih menerima keluhan-keluhan tentang kekurangan tenaga guru di berbagai tempat di Kabupaten Sintang. Pemerintah pusat diharapkan melihat kondisi ini agar dukungan dunia pendidikan di daerah ini dapat segera teratasi,” kata Lukman Riberu di Sintang, Rabu (01/05/2013). <br /><br />Kekurangan guru untuk Sekolah Dasar (SD) masih mencapai 1.000 lebih, sementara untuk tingkat SLTP dan SLTA masih kekurangan sekitar 800 tenaga pengajar. Untuk memenuhi kekurangan tenaga guru ini bukan hanya tugas pemerintah Kabupaten Sintang, namun juga merupakan tugas pemerintah pusat.<br /><br />Memperingati Hari Pendidikan Nasional, Lukman juga berpesan kepada para guru se-Kabupaten Sintang agar menjalankan tugas dengan baik dan penuh tanggung jawab, sebab tugas guru merupakan tugas mulia orang orang yang menjalankan ini pun adalah orang orang mulia.<br /><br />“Semua yang terlibat dalam dunia pendidikan, mari berlomba-lomba berbuat positif agar dunia pendidikan semakin maju di Sintang,” ajak Lukman Riberu.<br /><br />Puncak Peringatan Hardiknas ke-51 dilangsungkan upacara yang dipimpin langsung oleg Pembina Upacara Bupati Sintang Milton Crosby di Lapangan Makodim 1205 Sintang.<br /><br />Acara dilanjutkan dengan Silaturahmi Keluarga Besar Diknas Kabupaten Sintang, yang dilanjutkan dengan pentas seni budaya pelajar, dan dirangkai dengan perlombaan senam poco-poco, lomba cheerleader, lomba tari berpasangan, story telling dan menyanyi solo.<br /><br />Dalam acara tersebut juga dilaksanakan pelepasangan kontingen olahraga dan seni pelajar Kabupaten Sintang, yang akan berlaga pada ajang Olimpiade Olahraga Siswa tingkat Provinsi di Pontianak. <strong>(das/Th)</strong></p>

















