Home / Tak Berkategori

Mabes Polri Kirim 364 Anggota Ke Pontianak

- Jurnalis

Jumat, 16 Maret 2012 - 08:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Markas Besar Kepolisian Negara RI (Mabes Polri) telah mengirim 364 anggota Brimob ke Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar) guna mengantisipasi keamanan. <p style="text-align: justify;">"Mabes Polri mengirimkan pasukan sebanyak 364 orang Brimob, dimana 200 anggota dari Brimob Kedunghalang, Bogor dan 164 orang dari Brimob Polda Jawa Tengah," kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri, Irjen Pol Saud Usman Nasution di Jakarta, Jumat.<br /><br />Hal ini terkait dengan adanya ketegangan antar kelompok warga, terkait masalah pembubaran Front Pemuda Islam (FPI).<br /><br />"Tadi pagi sekitar jam 10.00 dilakukan pertemuan antara tokoh adat dengan FPI,  dalam rangka untuk menghimbau massa masing-masing supaya tidak mengambil langkah-langkag anarkis, dan saat ini situasi sudah bisa di kendalikan," kata Saud.<br /><br />Kadiv Humas mengatakan bahwa hal-hal mengenai permintaan kelompok masyarakat untuk pembubaran FPI, bisa ditempuh dengan cara-cara yang sudah ditentukan karena masalah pembubaran sudah ada aturannya.<br /><br />Sementara itu, Brigjen Pol Unggung Cahyono menyatakan saat ini situasi keamanan di Kota Pontianak dan sekitarnya aman dan kondusif pascainsiden antara dua kelompok pada Rabu siang (14/3) dan Kamis malam (15/3).<br /><br />"Saya sejak pukul 07.00 WIB sudah putar-putar keliling Kota Pontianak, alhamdulillah Pontianak aman dan kondusif," kata Unggung Cahyono saat menggelar pertemuan dengan para tokoh masyarakat di Mapolda Kalbar di Pontianak, Jumat.<br /><br />Dalam kesempatan itu Unggung Cahyono meminta kepada seluruh tokoh masyarakat dan lintas agama untuk menyampaikan informasi tersebut agar masyarakat tenang dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang menyesatkan melalui pesan singkat atau SMS.<br /><br />Kapolda Kalbar dalam pertemuan itu mengimbau pada masyarakat untuk tidak terpancing oleh isu-isu yang menyesatkan dan dapat memecah belah rasa persatuan dan kesatuan, peristiwa atau insiden yang terjadi hanya kesalahpahaman antarkelompok yang berbeda bukan masalah agama.<br /><br />Masyarakat diminta untuk mempercayakan penyelesaian permasalahan itu pada aparat keamanan dan aparat pemerintah, katanya. <strong>(das/ant)</strong></p>

Berita Terkait

Jelang Ramadan, DPRD Melawi Minta Pengawasan Ketat Harga Sembako dan LPG
Ribuan Warga Meriahkan Pawai Obor Sambut Ramadan 1447 Hijriah di Melawi
Lembaga Adat Segel Tambang Diduga Ilegal Milik PT GUM, DAD Belitang Hulu Minta Aktivitas Dihentikan
Diduga Lakukan Penambangan Galian C Tanpa Izin, PT GUM Tuai Sorotan Tokoh Masyarakat Belitang Hulu
Politisi Partai Gerindra Tekankan CSR Tak Lagi Seremonial, Harus Fokus Pemulihan Lingkungan dan Pemberdayaan SDM
Aksi Bersih Serentak di Tiga Titik, Melawi Gaspol Sambut HPSN 2026 dan Ramadan
Bupati Tekankan Komitmen dan Eksekusi Program “11.12 GASPOL” pada Forum RKPD Barito Utara 2027
Kadis Kominfo dan Persandian Bulungan Hadiri Musrenbang

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 08:39 WIB

Jelang Ramadan, DPRD Melawi Minta Pengawasan Ketat Harga Sembako dan LPG

Senin, 16 Februari 2026 - 21:23 WIB

Ribuan Warga Meriahkan Pawai Obor Sambut Ramadan 1447 Hijriah di Melawi

Senin, 16 Februari 2026 - 16:56 WIB

Lembaga Adat Segel Tambang Diduga Ilegal Milik PT GUM, DAD Belitang Hulu Minta Aktivitas Dihentikan

Minggu, 15 Februari 2026 - 21:03 WIB

Diduga Lakukan Penambangan Galian C Tanpa Izin, PT GUM Tuai Sorotan Tokoh Masyarakat Belitang Hulu

Minggu, 15 Februari 2026 - 18:44 WIB

Politisi Partai Gerindra Tekankan CSR Tak Lagi Seremonial, Harus Fokus Pemulihan Lingkungan dan Pemberdayaan SDM

Berita Terbaru