Madu Kapuas Hulu Miliki Kualitas No.2 Setelah India

oleh
oleh

Bupati Kapuas Hulu A.M Nasir, SH mengatakan bahwa kualitas madu yang ada di Kabupaten Kapuas Hulu memiliki urutan kedua setelah Negara India. Untuk itu Nasir mengharapkan kepada para pedagang untuk tetap menjaga mutu dan kualitas madu yang dihasilkan dari para petani. <p style="text-align: justify;"><br />“Saya yakin kalau madu langsung dari petani kulaitasnya sudah pasti terjaga, terkadang para pedagang untuk mendapatkan keuntungan cukup besar, mulailah mencampur madu dengan berbagai macam cara, sehingga keaslianya tidak terjaga,” ungkap Nasir kepada sejumlah Awak Media, Sabtu (14/01-2012) saat kunjungan kerjanya di Kecamatan Pengkadan.<br /> <br />Saat ini dikatakan Nasir, Pemerintah Daerah Kapuas Hulu akan mengalakan budi daya lebah yang melibatkan langsung masyarakat khususnya para petani lebah, karena bagaimanapun juga madu tersebut merupakan salah satu potensi yang ada di Kabupaten Kapuas Hulu yang perlu dikembangkan. <br /><br />“Inikan potensi yang luar biasa, apalagi madu Kita memiliki kualitas yang sudah mendunia, bayangkan saja kita menduduki nomor urut dua setelah India, inikan luar biasa sekali mutu Madu Kita, oleh karenanya Kita akan mencoba menggalakan budi daya lebah,” jelasnya. <br /><br />Untuk itu seaku Bupati Kapuas Hulu, Nasir menghimbau agar para pedagang yang memasarka madu Kabupaten Kapuas Hulu untuk tetap menjaga mutu dan kualitasnya, jangan sampai akibat ingin untung besar madu tersebut diberikan campuran. <br /><br />“Kualitas madu ini yang perlu terus Kita jaga, apalagi Kapuas Hulu salah satu penghasil madu di Kalimantan Barat, dan selaku Pemkab Kapuas Hulu Kita akan terus berupaya mengembangkan potensi yang ada tersebut,” tandasnya. <strong>(phs)</strong></p>