Mahasiswa IKIP PGRI Pontianak KKM-PPL di Melawi

oleh

Sebanyak 57 mahasiswa Institute Keguruan dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia (IKIP-PGRI) Pontianak yang berasal dari Melawi akan melaksanakan KKM-PPL selama kurang lebih enam bulan. <p style="text-align: justify;">Penyerahan mahasiswa ini dilakukan langsung oleh Rektor IKIP PGRI Pontianak, Prof DR Samion AR dan diterima oleh Pemkab Melawi yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Melawi, Ivo Titus Mulyono di Pendopo Rumah Dinas Jabatan Bupati Melawi, Rabu (26/7).<br /><br />Samion saat penyerahan mahasiswa STKIP tersebut mengatakan pelaksanaan KKM-PPL yang digelar di seluruh kabupaten/kota Se Kalbar ini berjalan setiap tahunnya. KKM mahasiswa dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi IKIP dibidang pendidikan.<br /><br />Khusus untuk Melawi ini yang melaksanakan KKM-PPL yakni 57 orang yang merupakan mahasiswa asal melawi. Untuk keseluruhan se Kalimantan barat yang melaksanakan PKKM-PPL yakni sebanyak 1.314 mahasiswa. <br /><br />“Kegiatan serupa di 12 kabupaten/kota. Para mahasiswa ini merupakan putra daerah kabupaten setempat dan akan melakukan praktek mengajar di sejumlah sekolah tingkat SMP dan SMA termasuk juga sekolah-sekolah madrasah. Mahasiswa ini sendiri berasal dari 10 program studi yang ada di IKIP PGRI Pontianak. Saya berharap nantinya adik-adik mahasiswa ini bisa mendapatkan bimbingan dari bapak ibu guru yang ada di sekolah termasuk juga dari jajaran Dinas Pendidikan karena sekolah ini berada di bawah naungan Dinas Pendidikan,” kata Samion.<br /><br />Sementara itu, Sekda, Ivo Titus Mulyono dalam menyampaikan sambutan Bupati Melawi teerhadap kehadiran 57 mahasiswa yang akan melaksanakan KKM-PPL di berbagai sekolah di Melawi. Menurutnya, pelaksanaan kegiatan praktek lapangan serta pengabdian pada masyarakat yang dilaksanakan mahasiswa ini tentunya bisa memberikan sesuatu yang sangat berarti dalam dunia pendidikan.<br /><br />“Selama pelaksanaan PPL tentunya merupakan waktu yang sangat strategis untuk menjadi sebuah momentum yang sangat baik. Saya juga berharap program ini bisa membantu kesulitan yang ada di sekolah nantinya,” katanya.<br /><br />Ivo pun meminta agar para mahasiswa yang memang berlatarbelakang putra daerah Melawi ini juga dapat lebih mengenal Melawi serta tantangan yang ada di dunia pendidikan. “Jangan kegiatan ini hanya dijadikan syarat untuk menyelesaikan perkuliahan. Tapi juga dijadikan untuk menunjukkan keunggulan yang dimiliki dalam pribadi adik-adik mahasiswa ini kedepannya,” pesannya. (KN)</p>