Lembaga pengembangan Rumah Adat Dayak Kalimantan Barat dan Tim Kesenian Kalbar mengelar kegiatan “Malam Amal Kebudayaan Dayak†yang di laksanakan di Function Hall, Kapuas Palace Hotel, Jumat (06/05/2011) malam berjalan dengan lancar. <p>Koordinator pelaksana Alexander, SP, pada kalimantan-news.com mengatakan, kegiatan Malam Amal Kebudayaan Dayak tersebut selain melestarikan kesenian Kalimantan Barat khususnya kesenian Dayak, juga menggalang dana untuk mendukung gerakan pembangunan Rumah Adat Dayak Kalimantan Barat. <br /><br />Lebih lanjut ia mengatakan kegiatan tersebut di hadiri oleh Presiden Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) Agustin Terasnarang yang juga gubernur Kalimantan Tengah, SDNU Serawak Malaysia, Bupati Bengkayang, Bupati Sekadau, Walikota Singkawang, Wakil Bupati Melawi, Ketua DPRD Propinsi, Ketua DPRD Kabupaten Sintang, Wakil Bupati Kapuas Hulu, dan DAD dari Kalimantan Timur.<br />“Untuk Kalteng pak Terasnarang membawa dua bupati dalam mengikuti acara ini”, jelasnya.<br /><br />Dari hasil pantauan kalimantan-news.com di tempat kegiatan, berbagai pernak-pernik adat Dayak di lelang guna mendapatkan dana untuk pembangunan rumah adat Dayak (betang). Adapun pernak-pernik yang di lelang yaitu, alat musik sape, busana Dayak dan lain-lain.<br />Sementara nominal dana yang di dapat pada malam amal kebudayaan Dayak tersebut kalimantan-news.com belum mendapatkan informasi dari panitia penyelenggara. <br /><br />Acara malam amal kebudayaan ini juga di meriahkan oleh putra-putri terbaik Kalimantan Barat antara lain Vania larissa, juara Indonesia Got Talent (IGT), karya koreografer Tarian tiga etnis yaitu Dayak, Melayu, dan Cina dan Fashion Show dengan menggunakan pakaian hasil karya desainer asli Kalbar dan musik sape.<strong>(*)</strong></p>














