Manajemen Keuangan Keluarga dengan Menabung

oleh
oleh

Saat ini penghasilan warga Melawi secara umum mengelami kenaikan. Lantaran harga karetmulai merangkak naik. Namun, belum tentu kenaikan pendapatan ini bisa mengangkat harga ekonomi warga. Hingga itu, merabung dan membuat perencanaan untuk masa depan yang lebih cerah menjadi solusi. <p style="text-align: justify;">“Untuk membangun ekonomi yang lebih baik terlebih dahulu harus kita konsentrasikan membangun ekonomi keluarga. Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk memperkuat ekonomi keluarga; mempertahankan etos kerja, membiasakan budaya hidup hemat, membangun relasi ekonomi, dan gerakan keluarga menabung,” ulas pendamping warga, Sukoyo, kemarin.<br /><br />Menabung harus menjadi tradisi.Gagasan awal dari menabung adalah menyimpan uang sehingga terjadi akumulasi financial. Kemudian berkembang seiring dengan perkembengan dunia perbankan, menabung kemudian bertujuan mengamankan uang dan mengharapkan ada akumulasi dari bunga. <br />Jelasnya, banyak cara yang dipilih orang untuk menabung. Ada yang memilih menabung di bank, koperasi, ada yang menyimpan uang dalam bentuk investasi dan property serta ada yang menabung dalam bentuk investasi usaha yang belakangan ini banyak terbukti meningkatktan kesejahteraan keluarga.<br /><br />Bila melihat dari populasi masyarakat kita yang besar, menabung tampaknya belum menjadi budaya yang umum. Jadi mulailah gerakan menabung dari sekarang. Seiring dengan memperkuat budaya hidu hemat mari memulai gerakan menabung tanpa harus menunggu hari esok. Buatlah rencana, carilah tempat yang menurut kita aman untuk menyisihkan uang dan mulailah melakukannya.<br /><br />“Menabung , asset dan liabilitas. Orgaisasi usaha rakyat selayaknya terbetuk atas dasar kesadaran untuk membangun ketahanan ekonomi berdasarkan asas kebersamaan dan juga pendidikan finnsial bagi angotanya,” pungkasnya (Ira/Kn)</p>