Mantan Bupati Sintang Milton Crosby Monitor Progres Pembangunan Bandara Tebelian

oleh

Mantan Bupati Sintang dua periode, Milton Crosby didampingi Inspektur Kabupaten Sintang, Apolonaris Biong meninjau progres pembangunan Bandar Udara Tebelian, Selasa (31/01/2017). <p style="text-align: justify;">Peninjaaun ini dilakukan guna melihat perkembangan pembangunan bandara bertaraf internasional tersebut. Rencanannya Bandara Tebelian akan diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia  Joko Widodo diakhir pebruari mendatang.<br /><br />Milton Crosby yang merupakan penggagas bandara ini mengatakan menjelang peresmian sejumlah persiapan harus dilaksanakan dengan matang. Dia  menekankan supaya waktu yang tersisa  ini dimanfaatkan dengan baik untuk melakukan pembenahan.<br /><br />“sebelum peresmian  kita harus menyelesaikan beberapa hal , seperti  gedung, listrik,air, security, bagasi barang-barang kiriman, kemudian telekomunikasi Sintang- Jakarta dan Jakarta -Sintang, Badan Matereologi, keamanan pemagaran dan landasan pacu sepanjang 1.650 meter,” papar Milton saat berada di Bandara Tebelian.<br /><br />Menurut Koordinator Pembentukan Propinsi Kapuas Raya ini, dari hasil pantauannya , persiapan di bandara tebelian sudah mencapai 95 persen.<br /><br />“ ini sudah dilakukan tinggal finising dan tinggal menunggu pemerintah kita ini lebih proaktif lagi mempersiapakan semua ini supaya peresmian nanti lebih meriah,  terjamin keamanan dan kenyaman,” tandansnya.<br /><br />Dikatakan Milton bangunan Fisik Bandara Tebelian sudah mencapai tahap akhir, landasan pacu (runway) sepanjang 1.550 meter  yang sudah di aspal, sementara 100 meter masih dalam tahap pengerjaan.<br /><br />“1650 meter harus selesai sebelum peresmian,” ujarnya.<br /><br />Inspektur Kabupen Sintang, Apolonaris Biong menyampaikan Kehadirannya dibandara mendapingi mantan bupati Sintang guna menjalankan tugasnya sebagai fungsi pengawasan, karena pembanguan bandara ini juga ditopang dari dana APBD.<br /><br />Dia menegaskan tidak ada lagi kendala yang mejadi penghambat kelanjutan pembangunan bandara. Sebab lahan areal bandara sudah dibebaskan dan sudah mengantongi dokumen yang lengkap.<br /><br />“lahan disini sepenuhnya sudah dibebaskan oleh pemerintah daerah,  semua makam sudah dipindahkan dan dibangun tugu di area pemindahan sesuai tuntutan para ahli waris, jadi tidak ada lagi persoalan makam yang menghambat proses pembangunan di lahan yang sudah dibebaskan pemerintah ini,” ujarnya.<br /><br />Apolonaris Biong juga meminta pihak kontraktor proaktif berkoordinasi dengan pemkab Sintang, terlebih jika ada kendala. Hal ini menurut biong supaya ada solusi yang tepat dan tidak menghambat pebangunan bandara ini, kata Biong.  (Tim)</p>