Marzuki : Tata Ulang Sistem Pengelolaan Energi Nasional

oleh

Ketua DPR RI Marzuki Alie menegaskan, sudah selayaknya Indonesia menata ulang dan memperbaiki sistem pengelolaan energi nasionalnya untuk sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat. <p style="text-align: justify;">Ketua DPR RI Marzuki Alie menegaskan, sudah selayaknya Indonesia menata ulang dan memperbaiki sistem pengelolaan energi nasionalnya untuk sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat.<br /><br />Saat membuka seminar tentang "Kemandirian Energi Nasional" yang diselenggarakan FPDIP DPR di Gedung DPR Jakarta, Selasa, Marzuki menyatakan bahwa saat ini isu energi sudah menjadi tema pokok bagi negara-nagara di seluruh dunia.<br /><br />Hal tersebut dikarenakan posisi cadangan minyak bumi di berbagai negara saat ini telah menipis dan bahkan habis sehingga memicu naiknya harga minyak dunia dari waktu ke waktu.<br /><br />"Oleh karena itu, kita juga erlu mengelola sumber energi dengan baik. Caranya dengan tidak tergantung dari energi minyak bumi melainkan sumber energi yang terbarukan," ujar Marzuki Alie.<br /><br />Lebih lanjut Marzuki mengatakan bahwa DPR saat ini terus mendorong pemerintah agar terus mengembangkan sumber-sumber energi terbarukan untuk memenuhi kebutuhan energi dalam negeri, baik dari energi yang berasal dari angin, panas bumi, matahari, dan lainnya.<br /><br />Dengan demikian, ia menambahkan, pemerintah juga tidak akan terus terbebani anggaran untuk subsidi BBM yang harganya saat ini terus meningkat naik.<br /><br />"Cadangan sumber energi nasional dari minyak bumi terus menipis, maka hal ini menjadi pelajaran berarti agar pengelolaan sumber energi lainnya ke depannya dikelola dengan cermat untuk memakmuran dan kesejahteraan masyarakat," ujar politisi Partai Demokrat ini.<br /><br />Hal senada juga dikemukakan Ketua Fraksi PDIP Puan Muharani yang mengajak pemerintah untuk kembali mengelola sumber-sumber energi nasional untuk kesejahteraan masyarakat dan kemakmuran rakyat Indonesia.<br /><br />Menurut putri mantan Presiden Megawati itu, akibat salah mengelola sumber energi minyak bumi, maka manfaat bagi rakyat dalam negeri tidak maksimal.<br /><br />"Cadangan energi minyak bumi dalam negeri saat ini terus menipis dan sebentar lagi akan segera habis. Oleh karena pemerintah sudah saatnya segera mengambil tindakan untuk memenuhi energi dalam negeri yang terbarukan bagi kebutuhan masyarakat dalam negeri," ujar Puan.<br /><br />Lebih lanjut Puan mengatakan, selama ini energi nasional tercatat memiliki cadangan terbesar di dunia, baik energi minyak bumi, panas bumi dan lainnya.<br /><br />Namun sayangnya, sumber energi tersebut kurang memberi manfaat bagi masyarakat dalam negeri. Karena sumber energi yang banyak dieksplorasi perusaan asing lebih banyak dinikmati oleh masyarakat negara lain dari pada masyarakat dalam negeri.<br /><br />Puan berharap, pemerintah dapat menata kembali dalam mengelola sumber-sumber energi yang ada di dalam negeri saat ini untuk kepentingan dan pemenuhan terlebih dahulu energi dalam negeri dan setelah itu baru ke luar negeri.<br /><br />"Sudah saatnya kita katakan bahwa energi nasional untuk kepentingan masyarakat dalam negeri dahulu, baru setelah itu masyarakat lain," ujarnya. (Eka/Ant)</p>