Masalah Kebun, Komisi B Panggil Camat dan Kades Sepauk – Tempunak

oleh

Komisi B DPRD Kabupaten Sintang menggelar rapat kerja dengan SKPD, Kepala Desa, Camat serta Perwakilan petani sawit Kecamatan Sepauk dan Tempunak, Kamis (9/6/2016) di ruang sidang DPRD Sintang, jalan M.Saad. <p style="text-align: justify;">Dalam sambutan penggantarnya Ketua Komisi B, Harjono mengatakan rapat kerja ini merupakan hasil tindaklanjut kunjungan kerja Komisi B DPRD Sintang keperkebunan wilayah Sepauk dan Tempunak beberapa waktu yang lalu.<br /><br />“Hari ini kita akan mendengarkan keluh kesah para kades dan perwakilan para petani sawit di dua kecamatan tersebut”, jelas Harjono.<br /><br />Lanjut Politisi Partai pohon beringin ini, sebelum mendengarkan keluh kesah dari para kades maupun para petani sawit, ia meminta Camat Sepauk untuk menjelaskan kronololisnya permasalahan yang ada di perusahaan PT CKS yang beroperasi di Kecamatan Sepauk dan Tempunak.<br /><br />Usai mendengarkan laporan dari Camat Sepauk, Ketua Komisi B meminta para Kades maupun perwakilan dari petani untuk dapat menyampaikan permasalahan perusahahaan tersebut dengan masyarakat sekitar.<br /><br />Kades Peninsung, Asiu mengatakan kehadiran PT CKS pada tahun 2004 yang lalu memang sangat diharapkan bagi masyarakat setempat, karena masyarakat beranggapan dengan  kehadiran perusahaan yang bergerak di perkebunan sawit tersebut  dapat menggerakan perekonomian masyarakat, namun apa yang masyarakat impikan tak pernah terwujud dan yang ada pada saat ini lahan kami hilang dan hasil hutan kami melayang, kata Asiu.<br /><br />Selain itu lanjut Asiu, pihak perusahaan tidak ada transfaran tentang hasil panennya kepada masyarakat.<br /><br />“Bayangkan dari tahun 2004 lalu,  masyarakat yang menyerahkan lahan dan di jadikan kebun, masyarakat hanya menerima hasilnya kebunnya  Rp 70.000 perbulan, apakah itu sudah mensejahterakan masyarakat, tanya Asiu dengan nada meninggi”.<br /><br />Oleh sebab itu, melalui rapat kerja ini, kami minta instansi terkait maupun anggota Dewan  yang terhormat ini kiranya dapat membantu kami dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat.<br /><br />“Kasihan masyarakat yang sudah ditipu oleh perusahaan tersebut,  dan bila tidak ada solusinya perusahan ini harus angkat kaki dari wilayah kami”, kata Asiu. <br /><br />Rapat Kerja dengan SKPD, Kepala Desa, Camat serta Perwakilan petani sawit Kecamatan Sepauk dan Tempunak  ini di hadiri seluruh anggota Komisi B yaitu Harjono, Markus Jembari, Liyus, Romeo, Herkolanus Bala, Kelibuk, Alan, Julian Sahri, Kusnadi, Mainar Puspa Sari, Heri Jamri, Hamsah Sopian dan Hardoyo.<br /><br />Hingga berita ini ditayangkan, rapat kerja tersebut masih berlangsung. (KN)</p>